Comscore Tracker

Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Kecanduan Makan Mi Instan

Bisa jadi ini adalah masalah sejuta umat

Sebagai warga negara Indonesia, pastinya familier dengan rasa mie instan sejak kecil. Ibu kita dahulu sering menyiapkannya untuk bekal. Kini kamu juga sering menyantapnya sebagai comfort food. Apalagi saat akhir bulan melanda, saat uang di rekening menipis, mie instan menjadi penyelamat.

Mie instan begitu disukai, bahkan di seluruh dunia. Mengacu data Fooducate menyebut setidaknya sebanyak 100 miliar mie instan dikonsumsi masyarakat dunia setiap tahunnya. Amazing!

Makan mie instan sah-sah saja. Hanya sejumlah masalah akan muncul ketika kamu sudah berada pada tahap kecanduan. Salah satu indikatornya adalah kamu hanya ingin makan satu makanan saja, yaitu mie instan, setiap harinya. Yuk, kenali gejala dan tanda kalau kita sudah ketagihan mie instan berikut ini.

1. Mie instan adalah salah satu makanan yang sering menyebabkan ketagihan, kenapa?

Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Kecanduan Makan Mi Instaninsider.com

Di antara semua makanan, mie instan merupakan salah satu yang sering menyebabkan orang ketagihan. Apa sebenarnya apa alasan yang mendasari hal ini?

Ternyata, menurut berbagai sumber, alasan kenapa mie instan bikin nagih bukan hanya karena MSG. Ada pula bahan rahasia yang bernama kansui. Dilansir Insider, ini merupakan larutan alkalin (basa) yang tersusun oleh kalium karbonat dan natrium karbonat. 

Pada umumnya, kansui digunakan untuk menguatkan tekstur dan warna mie instan. Bahan tersebut juga krusial untuk menjaga kekenyalannya. Itulah yang membuat mie instan enak dan bikin nagih

2. Kecanduan makanan menyerang bagian otak yang sama dengan kecanduan narkoba

Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Kecanduan Makan Mi Instankitchenathoskins.com

Seperti yang sempat disinggung di atas, kecanduan makanan berarti kamu hanya ingin mengonsumsi satu jenis makanan saja setiap harinya. Walaupun sering diabaikan, ternyata ini merupakan masalah serius, lho.

Bahkan, dilansir Healthline, kecanduan makanan bisa digolongkan ke dalam eating disorder atau perilaku makan yang menyimpang. Ini membuatnya setara dengan bulimia, gangguan makan berlebihan, hingga anoreksia. 

Lebih lanjut, kecanduan makanan ternyata melibatkan bagian otak dan saraf yang sama dengan kecanduan narkoba. Makanan cepat saji, termasuk mie instan, mampu mengacaukan hormon dopamin yang akhirnya memengaruhi kinerja biokimia di otak. 

Baca Juga: Virus Corona Menyebar Lebih Cepat di Kerumunan oleh Orang Tanpa Gejala

3. Dampak buruk dari kecanduan mie instan

Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Kecanduan Makan Mi Instanyoutube.com/Strictly Dumpling

Kini kita sudah mengetahui bahwa kecanduan makanan adalah gangguan makan serius yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Namun, seberapa berbahayakah masalah ini?

Ada beberapa dampak buruk dari kecanduan mie instan. Yang pertama, jika keinginan tersebut terus dituruti, kamu akan mengalami malnutrisi. Gizi di dalam mie instan sangat rendah. Jika kamu mengonsumsinya terus-menerus, tubuh tidak akan mendapatkan nutrisi yang diperlukannya.

Kedua, dilansir WebMD, kecanduan makanan membuat kita berisiko lebih tinggi untuk mengalami obesitas. Terlebih kandungan kalori di dalam mie instan cukup tinggi. 

Konsumsi mie instan secara berlebihan dalam jangka panjang juga bisa meningkatkan risiko beberapa gangguan kesehatan. Mulai dari diabetes tipe 2, hipertensi, meningkatnya gula darah, hingga mengaktifkan sel kanker di dalam tubuh. Seram, kan?

4. Gejala yang menunjukkan kamu kecanduan mie instan

Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Kecanduan Makan Mi Instancgtn.com

Siapa, sih, yang gak doyan mie instan? Pertanyaannya adalah, apakah kita dalam taraf kecanduan atau tidak. Untuk mengetahuinya, berikut ini gejala-gejala yang perlu kamu cermati.

  1. Sering kali ingin makan mie instan walaupun sudah kenyang atau baru saja makan makanan lain.
  2. Ketika makan mie instan, rasanya tidak bisa berhenti dan akhirnya makan lebih banyak daripada perkiraan.
  3. Sering merasa bersalah setelah makan mie instan, tetapi kamu tetap ingin memakannya lagi.
  4. Makan hingga merasa kekenyangan.
  5. Selalu membuat alasan untuk makan mie instan.
  6. Berusaha untuk berhenti, tapi selalu gagal karena tak bisa melawan keinginan makan mie instan.
  7. Makan mie instan sembunyi-sembunyi agar tak ketahuan orang lain;
  8. Tahu bahwa mie instan tak baik jika dikonsumsi terus-menerus, tetapi kamu tak bisa mengontrolnya.

Jika kamu mengalami lima gejala atau lebih, kemungkinan besar kamu mengalami masalah kecanduan. Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini?

5. Cara mengatasi kecanduan mie instan

Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Kecanduan Makan Mi Instancdnparenting.com

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan tentu menghindarkan diri dari makanan yang membuatmu kecanduan. Sebagai permulaan, kamu bisa membatasi porsi makan mie instan per minggu.

Kemudian, cobalah bertahan selama beberapa minggu tanpa makanan tersebut. Selain itu, jangan stok mie instan di rumah karena hal ini akan memudahkanmu untuk "cheating". 

Sebagai gantinya, konsumsilah makanan yang lebih sehat. Misalnya daging, ikan, telur, sayuran, dan buah-buahan. Hindarilah makanan olahan dan makanan cepat saji yang bisa menimbulkan kecanduan lain. 

Akan tetapi, jika kamu sudah tak bisa lagi mengatasi hal ini sendiri, ada baiknya untuk meminta bantuan dari ahli gizi, psikolog, atau dokter. Mereka akan memberikan terapi, pengobatan, dan konsultasi yang kamu butuhkan. 

Baca Juga: 5 Fakta Terbaru Happy Hypoxia di COVID-19, Tiba-tiba Oksigen Berkurang

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya