Comscore Tracker

5 Fakta Perbedaan Film Miracle In Cell No.7 Versi Indonesia dan Korea

Film remake yang bertabur bintang 

Film Miracle In Cell No.7  yang dibintangi oleh Park Shin Ye menjadi salah satu film Korea yang sangat populer di dunia. Saking populernya film tersebut banyak di remake atau membuatnya dalam berbagai versi termasuk di Indonesia. 

Penasaran seperti apa ya nantinya film Miracle In Cell No.7 versi Indonesia yang dibintangi Vino G Bastian, Graciella Abigail, Indro Warkop dan juga Mawar Eva, apa bedanya dengan versi Korea atau versi aslinya? Yuk simak fakta-fakta dan hal-hal yang harus kamu tahu tentang Miracle In Cell No.7 versi Indonesia dan sinopsis singkatnya.

1. Alasan memilih film Miracle In Cell No.7 untuk di-remake

5 Fakta Perbedaan Film Miracle In Cell No.7 Versi Indonesia dan KoreaDok. Falcon

Frederica selaku produser menjelaskan kenapa harus film Miracle In Cell No.7 yang terpilih untuk di-remake. "Film ini bagus banget, negara Asia lainnya sudah remake film ini. Seperti Turki, Filipina, dan India. Jadi kenapa gak kita lakuin dengan versi budaya kita?" ucap Frederica saat konferensi press pada Senin (11/5).

2. Perbedaan Miracle In Cell No.7 versi Korea dan Indonesia

5 Fakta Perbedaan Film Miracle In Cell No.7 Versi Indonesia dan KoreaDok. Falcon

Mungkin gak mudah bagi Hanung Bramantyo selaku sutradara untuk membuat film Miracle In Cell No.7 versi Indonesia. Dirinya menuturkan meski pada akhirnya ending filmnya tetap sama tapi Miracle In Cell No.7 versi Korea dan Indonesia ini mempunyai perbedaan.

"Ini film orang-orang sudah tahu endingnya seperti apa, ceritanya gimana. Akan tetapi, ada perbedaan penyebab konflik utama di film ini, yaitu iklim. Kan anak kecil itu jatuh karena musim dingin kalau kita ikutan seperti itu nanti akan jadi rancu. Maka harus diubah," ucap Hanung.  

3. Film hukum tapi gak pakai hukum Indonesia alasan Hanung bisa berbahaya

5 Fakta Perbedaan Film Miracle In Cell No.7 Versi Indonesia dan KoreaDok. Falcon

Selain iklim yang jadi hal penting, sistem hukum di film Miracle In Cell No.7 versi Indonesia sangat diperhatikan. Yups, meskipun film ini versi Indonesia tapi gak pakai hukum di Indonesia lho.

"Iya, ada yang beda, kalau lihat soal hukum. Meskipun yang main Indro atau Vino yang orang Indonesia, hukum yang ada tetap bukan di Indonesia, tapi hukum di film ini. Memang sengaja kita gak pakai sistem hukum Indonesia karena bisa bahaya," ucap Hanung.

Selanjutnya, Hanung juga menjelaskan hukum di film Miracle In Cell No.7 versi Indonesia ini seperti hukum negeri sendiri, tentunya fiktif. "Jadi bukan adaptasi hukum Indonesia, ini seperti hukum negeri sendiri aja, bahkan nama penjaranya fiktif," tambahnya.

4. Punya setting syuting yang totalitas mulai dari penjara hingga pemukiman kumuh

5 Fakta Perbedaan Film Miracle In Cell No.7 Versi Indonesia dan KoreaDok. Falcon

Nampaknya Hanung gak hanya memperhatikan sistem hukum atau perbedaan iklim aja, tetapi juga setting tempat saat syuting. Hal ini dirasakan oleh para pemain yang merasakan setting tempat syuting film Miracle In Cell No.7 versi Indonesia sangat totalitas.

"Ini salah satu film yang punya setting syuting yang keren banget. Mulai dari penjaranya, rumahnya, setiap masuk tempat syuting kita kayak masuk dunia baru," ucap Vino sebagai tokoh Dodo.

Membalas penyataan Vino, Hanung ikut memberi penjelasan bahwa tempat syuting film ini dibuat sesuai dengan kehidupan di Indonesia.

"Ini rumah Vino jaraknya hanya 30 cm dari rel kereta. Karena ceritanya mereka hidup miskin jadi sangat dekat jika kita ambil syuting di rumah padat penduduk dekat rel kereta," tambah Hanung.

Gak hanya Vino, aktor sekaligus pelawak Indro Warkop juga merasakan hal yang sama sehingga dirinya menangis saat berakting. "Ada beberapa syuting kita berakting, justru kita malah nangis," ucapnya.

5. Sudah pasti bikin sedih dan ada sedikit adegan action

5 Fakta Perbedaan Film Miracle In Cell No.7 Versi Indonesia dan KoreaDok. Falcon

Bukan film Miracle In Cell No.7 kalau gak bikin menangis, begitu pula versi Indonesia. "Terlalu banyak scene yang menguras emosi dan tangisan," ucap Indro.

Gak hanya Indro, ternyata tim editing film Miracle In Cell No.7 versi Indonesia juga merasakan hal demikian. "Pas aku ngobrol sama tim editor itu kayak bener-bener menguras emosi banget," ucap Frederica.

Namun, selain ada air mata film ini kabarnya juga sedikit ada adegan action lho. "Ada beberapa adegan action," tutup Vino.

Sudah makin gak sabar nih mau nonton film Miracle In Cell No.7 versi Indonesia. Ikutin berita terbaru tentang film Miracle In Cell No.7 versi Indonesia hanya di IDN Times ya!

Baca Juga: Bikin Nangis, 11 Adegan Sedih di Film Miracle In Cell No.7 Indonesia

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya