Comscore Tracker

Bacaan dan Arti Doa Qunut Nazilah untuk Penangkal Virus Corona

Doa ini dipercaya dapat menangkal COVID-19

Semarang, IDN Times - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat Islam supaya menambahkan bacaan doa qunut nazilah pada setiap salat fardu yang dijalankan. Bacaan tersebut turut dianjurkan ketika kita berdoa dan zikir usai salat fardu.

1. Dengan membaca doa Qunut Nazillah diharapkan wabah virus corona segera berakhir

Bacaan dan Arti Doa Qunut Nazilah untuk Penangkal Virus CoronaIlustrasi salat berjamaah di masjid. (Dok. IDN Times)

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu ikhtiar umat muslim agar terhindar dari musibah virus corona yang beberapa bulan terakhir menimpa Tanah Air. Dengan doa qunut nazilah tersebut diharapkan wabah ini akan segera berakhir.

“Caranya dengan memperbanyak taubat, memohon ampun kepada Allah Azza wa Jalla, meninggalkan perilaku zalim, memperbanyak sedekah, dan meninggalkan permusuhan, karena penyebaran virus corona ini bisa jadi merupakan peringatan dari Allah SWT agar umat Islam semakin mendekatkan diri kepada-Nya,” ujarnya Wasekjen MUI Sholahuddin Al Aiyub dikutip Mui.or.id, Selasa (17/3).

Baca Juga: Kumpulan Doa Minta Jodoh untuk Para Jomblo, Tetap Semangat!

2. Cara melaksanakan doa qunut nazilah dalam salat fardu

Bacaan dan Arti Doa Qunut Nazilah untuk Penangkal Virus Coronailustrasi salat tarawih di rumah (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Dikutip dari Iqra.Id, doa qunut nazilah ini dibaca saat setelah bangun dari ruku dan sebelum sujud pada rakaat terakhir di setiap salat wajib atau fardu lima waktu.

Doa qunut dibacakan dalam salat pada waktu kaum muslim menghadapi kejadian yang luar biasa, seperti musibah, bencana alam, bencana kemanusiaan, wabah penyakit, dan lain sebagainya.

3. Bacaan lengkap doa Qunut Nazilah beserta artinya

Bacaan dan Arti Doa Qunut Nazilah untuk Penangkal Virus CoronaBacaan doa Qunut Nazilah (Dok.Iqra.Id)

Berikut ini bacaan lengkap doa Qunut Nazilah dan artinya.

Allahummahdiini fiiman hadait. Wa’aafini fiiman ‘afait. Watawallanii fiiman tawallait. Wabaarik lii fiima a’thait. Waqinii syarrama qadlait. Fainnaka taqdhi walaa yuqdho ‘alaik. Wainnahu laa yadzillu man waalait. Tabaarakta rabbana wata’aalait. Wastaghfiruka wa atuubu ilaik.

Allahummadfa’ ‘annal ghalaa’a wal balaa’a wabaa’a wal fahsyaa’a wal munkara was suyuufal mukhtalifata wasy syadaa’ida wal mihana maadhahara minhaa wa maabaathana min balaadinaa haadhaaa khaassatan wa min buldaanil muslimiina aammatan. Innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir.

Wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi washahbihi wa shallam.

Artinya:

“Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk. Dan berilah aku keselamatan di antara orang-orang yang telah Engkau beri keselamatan, uruslah diriku di antara orang-orang yang telah Engkau urus, berkahilah untukku apa yang telah Engkau berikan kepadaku, lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan, sesungguhnya Engkau Yang memutuskan dan tidak diputuskan kepadaku, sesungguhnya tidak akan hina orang yang telah Engkau jaga dan Engkau tolong. Engkau Maha Suci dan Maha Tinggi. Aku mohon ampun kepada Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau.”

“Ya Allah Tuhan kami. Hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemunkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami khususnya, dan dalam negara kaum muslimin umumnya. Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”

“Semoga Allah mencurahkan rahmat dan kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.”

Baca Juga: Tata Cara, Niat, dan Doa Salat Tasbih di Bulan Ramadan

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya