TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Hal yang Perlu Dilakukan saat Mendapat Tindak KDRT, Jangan Takut!

Segera laporkani tindak KDRT dengan cara yang tegas

ilustrasi pasangan bertengkar (pexels.com/Alex Green)

Kekerasan dalam rumah tangga merupakan salah satu masalah serius yang bisa terjadi pada siapa pun, entah itu perempuan atau pun pria.

Memang menghadapi tindak KDRT bukanlah hal yang mudah karena biasanya dapat memberikan rasa takut, bingung, hingga trauma tersendiri jika sampai terjadi secara berulang-ulang.

Banyak orang yang mungkin tidak melakukan cara terbaik dalam menghadapi tindak KDRT, sehingga terkesan hanya pasrah dan justru tetap bertahan dalam rumah tangga yang seperti itu. Sebetulnya ada beberapa hal berikut ini yang perlu dilakukan apabila sampai menjadi korban dari tindak KDRT pasangan.

Baca Juga: 7 Dampak Jadi Korban KDRT seperti Karakter di Castaway Diva, Trauma?

1. Mencari tempat yang aman

Mendapatkan tindakan KDRT dari pasangan tentunya harus benar-benar dihadapi dengan serius. Salah satu caranya adalah dengan langsung mencari tempat seaman mungkin untuk menghindari situasi yang berbahaya, apalagi jika tindakan pasangan sampai membahayakan keselamatan jiwa.

Jika memang memungkinkan kamu dapat segera keluar dari rumah dan pergi untuk mencari tempat yang dirasa aman, seperti ke rumah teman, saudara, atau pun tempat tempat yang dianggap darurat. Bagaimana pun juga keselamatan diri merupakan prioritas utama, sehingga kamu harus membebaskan diri dari pasangan yang kasar untuk mendapatkan perlindungan.

2. Kumpulkan bukti yang cukup

Tindak KDRT tentu saja merupakan salah satu contoh kriminalitas yang dilakukan oleh orang terdekat, sehingga menimbulkam trauma tersendiri.kkamu sebagai korban tentunya sangat berhak untuk melaporkan tindak kekerasan yang terjadi, namun biasanya tetap memerlukan bukti yang valid agar bisa membuat laporan kepada pihak berwenang.

Kamu bisa saja mengumpulkan bukti sebanyak mungkin mengenai tindak kekerasan yang diperoleh. Bukti-bukti yang didapatkan bisa saja berupa foto, rekaman suara, pesan teks, saksi mata, atau pun bukti visum yang sudah kamu lakukan apabila mendapatkan kekerasan secara fisik.

3. Hubungi layanan darurat

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Sering kali memang tindak KDRT sulit untuk diprediksi karena perubahan temperamen yang dimiliki oleh pasangan. Namun, satu hal penting yang harus kamu ingat adalah nomor-nomor yang berkaitan dengan layanan darurat agar kamu bisa segera melapor apabila mendapatkan tindak kekerasan yang membahayakan.

Kamu bisa segera menghubungi layanan darurat, seperti polisi atau pun layanan bantuan kekerasan domestik, serta jelaskan situasimu dengan cermat. Biasanya pihak tersebut akan memberikan bantuan dengan cepat atau pun menindak lanjuti kasus KDRT yang kamu alami, sehingga simpan nomer tersebut agar lebih mudah untuk dijangkau.

4. Segera laporkan ke pihak berwenang

KDRT merupakan tindak kriminalitas yang sangat layak untuk dilaporkan, bahkan untuk kekerasan sekecil apa pun. Tidak mengherankan apabila memang kamu memiliki hak untuk melaporkan tindak kejahatan tersebut melalui laporan resmi kepada pihak berwenang, sehingga kamu bisa mendapatkan perlindungan secara hukum.

Tentu saja pihak berwenang nantinya akan menindaklanjuti laporan yang kamu berikan, sehingga bisa lebih aman dari jangkauan pasangan yang temperamen. Selain itu, kamu juga bisa segera memproses perceraian agar bisa terbebas dari pasangan yang terus melakukan tindak kekerasan padamu.

Verified Writer

Abdi K Tresna

Hi!

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Berita Terkini Lainnya