Comscore Tracker

Haru, Perawat Positif COVID-19 Meninggal Bersama Janin yang Dikandung

Video saat perawat tersebut dirawat viral di medsos

Jakarta, IDN Times - Seorang perawat Rumah Sakit Royal Surabaya yang tengah menjalani perawatan lantaran terpapar virus corona (COVID-19) akhirnya meninggal dunia. Perawat itu diketahui tengah hamil 4 bulan. Video perawat tersebut sebelumnya viral di jagat media sosial.

Kabar meninggalnya perawat yang bernama Ari Puspita Sari itu diunggah selebgram dr. Tirta di akun Instagram pribadinya.

"Innalillahi wainnailahi rojiun, turut berduka cita sedalam-dalamnya atas gugurnya rekan kerja kami. Ari Puspita Sari SKep Ns bersama janin yang dikandungnya. Semoga husnul khotimah, keluarga yang ditinggalkan. Tabah, jangan biarkan pengorbanan sia-sia," demikian tulisan di dalam foto yang diunggah dr.Tirta, Senin (18/5) pukul 13.30.

Baca Juga: Miris, Perawat Hamil 4 Bulan di Surabaya Diduga Terpapar COVID-19 

1. Pengorbanan tenaga medis jangan sia-sia

Haru, Perawat Positif COVID-19 Meninggal Bersama Janin yang DikandungIlustrasi. Seorang tenaga medis memakai pita hitam sebagai bentuk duka cita atas meninggalnya perawat RSVP dr Kariadi. Dok PPNI Jateng

Dokter Tirta turut berduka dan memberikan hormat setinggi-tingginya untuk perawat Ari Puspita Sari. Dia mengungkapkan, tenaga medis siap berkorban demi negara. Kendati demikian, dia mengingatkan agar pengorbanan tersebut tidak sia-sia.

"Kami tidak pernah melawan, meski di-bully dibilang ini itu, dibilang gak ikhlas, sempat ditolak warga, dibilang berlebihan. Jika Indonesia selamat dari COVID, ingatlah perjuangan kami," tulisnya di akun Instagram.

2. Video perawat tersebut tengah viral

Haru, Perawat Positif COVID-19 Meninggal Bersama Janin yang DikandungPerawat hamil 4 bulan terpapar COVID-19 (Instagram/@ndorobei)

Seperti dikabarkan, video perawat yang disebutkan tengah hamil 4 bulan itu viral dan membanjiri media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Youtube. Dalam video berdurasi 52 detik tersebut, tertulis narasi tentang keadaan perawat Ari Puspita Sari.

"Perawat dari RS Royal Surabaya dinyatakan Positif COVID-19. Saat ini kondisinya sedang mengandung (hamil) 4 bulan. Kemungkinan untuk selamat kecil sekali karena saat ini pasien sudah menggunakan respirator untuk membantu pernafasan. Mohon doanya kepada seluruh masyarakat agar ibu dan calon bayi bisa selamat. Semoga akan ada Mukzizat Tuhan," demikian ditulis di akun Instagram @ndorobei.

Baca Juga: PDIP Minta 505 Anggota DPRD di Jateng Kawal Pemberian Bantuan COVID-19

3. Para petugas medis membawa sang perawat yang terbaring di atas ranjang dorong

Haru, Perawat Positif COVID-19 Meninggal Bersama Janin yang DikandungPerawat hamil 4 bulan terpapar COVID-19 (Instagram/@ndorobei)

Video tersebut memperlihatkan pasien suatu rumah sakit yang terbaring di ranjang dorong yang tengah dibawa oleh petugas berpakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap berwarna putih.

Petugas ini juga dilengkapi dengan face shield sebagai pelindung muka. Ranjang dorong dilengkapi peralatan elektronik yang memantau perkembangan sang pasien. Seorang petugas juga terlihat membawa troly berisi barang-barang seperti milik pasien.

Di belakangnya terdapat petugas yang memakai seragam APD berwarna cokelat, melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh kawasan yang dilalui oleh pasien tersebut.

4. Para rekan medis menangis

Haru, Perawat Positif COVID-19 Meninggal Bersama Janin yang DikandungPerawat hamil 4 bulan terpapar COVID-19 (Instagram/@ndorobei)

Di dalam video terdengar suara wanita yang menangis sambil menyebutkan nama sang pasien.

"Ya Allah. Ari....Ari...Ari..."

Di dalam video juga terlihat petugas medis berbaju APD hijau terkulai lemas dalam dekapan petugas medis lainnya yang berbaju APD cokelat. Mereka menangis di selasar rumah sakit.

5. Hasil tes belum keluar

Haru, Perawat Positif COVID-19 Meninggal Bersama Janin yang DikandungFoto hanya ilustrasi. (Dok.IDN Times/Istimewa)

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah membenarkan, bahwa ada seorang perawat yang bekerja di RS Royal Surabaya terpapar virus corona.

"Pasien dengan PDP tapi hasil laboratoriumnya belum ada (belum keluar)," ujar Harif.

Baca Juga: Pedagang Positif Corona, 1.300 Pengunjung Pasar Pagi Kebumen Tes Cepat

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya