Comscore Tracker

Narji Terlibat Jaringan Narkoba Internasional, Terancam Hukuman Mati

Sabu diduga didatangkan dari Malaysia lewat jalur laut

Semarang, IDN TImes - Direktorat Tidak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap TSD (19) alias Narji lantaran diduga terlibat peredaran narkoba jenis sabu jaringan Malaysia-Medan-Pekanbaru-Jakarta-Surabaya-Banjarmasin.

Narji ditangkap di Hotel Cordela, Medan, Sumatera Utara pada Jumat, 11 September 2020.

"Saat ditangkap ditemukan barang bukti di dalam kamar 23 bungkus serbuk kristal dibungkus plastik teh warna hijau," jelas Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Krisno Siregar melalui keterangan tertulis, Rabu (7/10/2020).

1. Polisi sita barang bukti berupa 40 bungkus sabu

Narji Terlibat Jaringan Narkoba Internasional, Terancam Hukuman MatiIlustrasi Pengguna Narkoba (IDN Times/Mardya Shakti)

Usai diintrogasi, akhirnya Narji mengakui bahwa dirinya masih menyimpan narkoba di tempat lain. Krisno mengatakan, tersangka menyembunyikan 17 bungkus serbuk kristal dibungkus plastik teh warna hijau di sebuah hotel di kawasan Medan Kota, Medan, Sumatra Utara.

"Total keseluruhan barang bukti narkotika disita sebanyak 40 bungkus serbuk kristal dibungkus plastik warna hijau," jelasnya.

Baca Juga: Dicerai Suami dan 4 Fakta Lain Pengakuan Nunung saat Terjerat Narkoba

2. Polisi menduga narkoba dikirim dari Malaysia

Narji Terlibat Jaringan Narkoba Internasional, Terancam Hukuman MatiIlustrasi Narkotika (IDN Times/Mardya Shakti)

Polisi menduga barang tersebut didatangkan dari Malaysia lewat jalur laut kemudian dibawa lewat jalur darat oleh Narji ke sejumlah kota besar. Kota-kota tersebut di antaranya Medan, Pekanbaru, Jakarta, Surabaya, dan Banjarmasin.

"Tersangka mengaku diperintahkan seseorang bernama PB menggunakan aplikasi BBM," jelasnya.

3. Tersangka terancam hukuman mati

Narji Terlibat Jaringan Narkoba Internasional, Terancam Hukuman MatiIlustrasi Narkoba (IDN Times/Sukma Shakti)

Dalam keterangannya, Polri saat ini masih mencari tersangka lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Delapan orang itu adalah Pablo, Under_Armour, Subiyantoro alias P4suk4n87, Aditya alias Mocil alias Jiraya, Dani alias Kakuzu, Agus alias Sinobi, Joni, dan Hadi.

Krisno mengatakan, tersangka bisa dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 Undang-undang 35/2009 dengan ancaman terberat hukuman mati.

Baca Juga: 10 Pesona Reza Artamevia di Usia 45, Diduga Terjerat Kasus Narkoba

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya