Comscore Tracker

Jokowi Minta Rakyat Indonesia Siap Dengan Skenario Terberat COVID-19

Kunci kendalikan virus corona yakni disiplin masyarakat

Jakarta, IDN Times - Pandemik virus corona baru COVID-19 di Indonesia belum juga menunjukkan bakal berakhir. Angka penderita COVID-19 terus bertambah dari hari ke hari, bahkan hingga Kamis (30/4) jumlahnya mencapai 10.118.

Kapan pandemik COVID-19 ini akan berakhir? Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengatakan tidak ada yang tahu pasti kapan wabah COVID-19 bakal usai. Oleh sebab itu, Indonesia harus siap dengan segala skenario, bahkan skenario terberat sekali pun.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan arahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2020, yang disiarkan langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (30/4).

Baca Juga: Optimistis 2021 Indonesia Pulih Usai COVID-19, Jokowi Sebut 2 Indikasi

1. Indonesia diminta bersiap menghadapi skenario terburuk dampak COVID-19

Jokowi Minta Rakyat Indonesia Siap Dengan Skenario Terberat COVID-19Dampak COVID-19 bagi perekonomian Indonesia berdasarkan data Kementerian Keuangan RI. IDN Times/Arief Rahmat

Jokowi mengingatkan pemerintah dan masyarakat Indonesia diingatkan untuk mempersiapkan diri menghadapi skenario terberat dampak COVID-19 ini. 

Presiden mengatakan Indonesia butuh kecepatan dan keselamatan untuk rakyat dalam menghadapi COVID-19. Dia menjelaskan, memang hingga kini belum ada kepastian kapan wabah virus corona akan berakhir.

"Setiap ahli memiliki hitungan-hitungan yang berbeda mengenai pandemi COVID-19," kata Jokowi.

Bahkan, lanjutnya, negara-negara maju yang awalnya menyatakan sudah pulih saja kini harus menghadapi gelombang kedua. Maka dari itu, Jokowi meminta Indonesia untuk bersiap-siap juga.

"Kita harus menyiapkan diri dengan berbagai skenario, skenario yang paling ringan, skenario sedang, dan skenario yang paling berat," ucap dia.

2. Jokowi yakin pengendalian penyebaran virus corona bisa dilakukan dengan disiplin

Jokowi Minta Rakyat Indonesia Siap Dengan Skenario Terberat COVID-19Pixabay

Kendati demikian, Jokowi meyakini dengan kedisiplinan dan kecepatan langkah-langkah mitigasi, maka Indonesia bisa melalui situasi berat ini. Ia berharap dengan langkah-langkah tersebut, penyebaran virus corona bisa dikendalikan.

"Dengan berbagai skenario itu, kita siapkan langkah-langkah mitigasi, baik mitigasi dampak kesehatan maupun dampak ekonomi, dan sekaligus menyiapkan langkah-langkah recovery, langkah pemulihan jika penyebaran COVID-19 ini sudah bisa kita kendalikan," tutur dia.

3. Pemerintah lakukan realokasi dan refocusing untuk tangani COVID-19

Jokowi Minta Rakyat Indonesia Siap Dengan Skenario Terberat COVID-19Ilustrasi anggaran (IDN Times/Arief Rahmat)

Selanjutnya, Jokowi mengatakan saat ini pemerintah sudah melakukan realokasi dan refocusing anggaran secara besar-besaran. Semua diprioritaskan untuk penanganan COVID-19.

"Kita geser prioritas pada tiga hal, bidang kesehatan, jaring pengaman sosial bagi warga miskin serta stimulus ekonomi agar pelaku usaha bisa berjalan dan cegah terjadinya PHK," jelas Jokowi.

Baca Juga: Jokowi: Stimulus hanya untuk Perusahaan yang Komit Tidak Lakukan PHK

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya