Comscore Tracker

Umrah Disetop, Jemaah Juga Dilarang ke Masjid Nabawi, Kemenag: Tenang

Virus corona telah menewaskan 2.772 orang dan akan bertambah

Jakarta, IDN Times - Kementerian Agama masih mengonfirmasi langsung ke pemerintah Arab Saudi menyusul adanya larangan sementara aktivitas ibadah umrah. Larangan diberlakukan menyusul kekhawatiran adanya penularan virus corona (COVID-19) yang sampai Kamis (27/2) pagi ini telah menewaskan 2.772 orang.

"Kami masih terus mengonfirmasi langsung larangan ini," kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim saat dihubungi IDN Times, Kamis (27/2).

Saat ini Kemenag tengah melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Kementerian Perhubungan, maskapai penerbangan, penyelenggara umrah, jemaah dan Kementerian Luar Negeri sebagai jalur diplomasi.

Arfi menambahkan setiap tahunnya ada sekitar sejuta jemaah umrah asal Indonesia. Ia mengimbau jemaah agar tetap tenang. "Sehari rata-rata sekitar 4.000an jemaah," lanjutnya.

Untuk diketahui Kerajaan Arab Saudi telah memutuskan untuk mengambil tindakan pencegahan penularan virus corona (COVID-19) dalam beberapa poin sebagai berikut:

1. Melarang masuk ke area Kerajaan untuk tujuan Umroh dan mengunjungi Masjid Nabawi untuk sementara waktu.
2. Melarang masuk ke Kerajaan dengan visa turis bagi mereka yang datang dari negara-negara terjadinya penyebaran Coronaviru (COVlD-19) yang berbahaya. Hal ini sudah sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh otoritas kesehatan di Kerajaan.
3. Melarang penggunaan kartu identitas nasional (bukan paspor) untuk perjalanan ke dan dari Kerajaan dihentikan. Pengecualian diberikan kepada warga lokal yang meninggalkan Arab Saudi menggunakan kartu identitas nasional mereka, atau warga negara Dewan Kerja Sama Teluk yang ingin kembali dari Arab Saudi dengan menunjukkan kartu identitas nasional mereka.

Pihak Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa prosedur ini bersifat sementara dan akan dilakukan evaluasi secara berkala oleh pihak yang berwenang.

Soal poin pertama, sejauh ini Arfi belum mendengar informasi jemaah yang sudah terlanjur sampai Madinah dan dilarang ke Masjid Nabawi.

Baca Juga: Setiap Hari, 4.200 Jemaah Indonesia Terancam Gagal Umrah ke Arab Saudi

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya