Comscore Tracker

Petani Dieng Merugi Akibat Embun Es

Beralih menanam wortel

Banjarnegara, IDN Times - Suhu dingin yang menyebabkan munculnya embun upas (embun yang membeku menjadi es) terjadi di kawasan dataran tinggi Dieng Jawa Tengah. Sejumlah petani merasakan dampaknya. Khususnya petani sayur-mayur, bunga, dan buah. Tanaman mereka menjadi layu serta kering, dan terancam gagal untuk dipanen.

Baca Juga: 4 Alasan Utama Kenapa Dieng Plateau Diincar Traveller

1. Tanaman di dataran tinggi terkena dampak

Petani Dieng Merugi Akibat Embun EsIDN Times/Nofika Dian Nugroho

Sejumlah petani yang menanam tanaman di dataran tinggi terdampak fenomena suhu dingin dan embun upas. Tanaman-tanaman seperti kentang, bunga, buah carica, serta jenis kacang-kacangan menjadi layu, daunnya mengering.

"Kalau dampak di masyarakat ya petani-petani. Tanamannya layu. Kalau di lingkungan hanya suhu dingin saja," kata petani kentang Mujibasuki, yang tinggal di Dieng Kulo RT 2 RW 3 Kecamatan Barut Banjarnegara, Jawa Tengah, kepada IDN Times melalui sambungan telepon, Senin (24/6).

2. Kerugian capai puluhan juta

Petani Dieng Merugi Akibat Embun EsPixabay.com/DianaERios

Kerugian yang harus ditanggung khususnya petani kentang akibat fenomena tersebut mencapai Rp50 juta rupiah untuk satu hektar lahan tanaman. Sementara jumlah petani kentang di Dieng jumlahnya mencapai ribuan.

"Kerugiannya bisa sampai miliaran. Untuk tanaman kentang dengan usia tanam 90 hari masih aman, bisa dipanen. Kalau yang dibawah 60 hari, banyak mengalami kerugian. Umur 40 hari bahan bibit sudah tidak ada, hilang. Umur sekitar 70-90 hari masih bisa diambil ke bibit lagi," imbuh Mujibasuki.

Meskipun merugi, Muji masih bisa mengandalkan sejumlah tanaman yang ia tanam di kawasan perbukitan.

"Satu orang di Dieng sebagian besar tanamnya di dataran dan di perbukitan. Jadi misal rusak di dataran masih ada antisipasi stok yang di perbukitan," ujarnya.

3. Beralih ke tanaman wortel

Petani Dieng Merugi Akibat Embun Esunsplash/Markus Spiske

Mujibasuki bersama petani lainnya terpaksa beralih menanam wortel selama suhu dingin dan fenomena embun upas terjadi di Dieng. Sebab hanya tanaman wortel yang bisa bertahan terhadap kondisi tersebut.

"Hanya wortel yang bisa bertahan. Dulu coba pakai siding net tetap tembus. Pakai model wasabi juga. Jaring-jaring di atas tanaman juga tembus. Pengganti tanaman ya wortel yang aman," terangnya.

Baca Juga: [FOTO] Keindahan Kawah Sileri di Dataran Tinggi Dieng, Sudah Kesana?

Topic:

  • Febriana Sintasari

Just For You