Comscore Tracker

Berjemur Sinar Matahari Pagi Bisa Matikan Virus Corona? Cek Faktanya

Benarkah berjemur dapat mematikan virus corona

Jakarta, IDN Times - Berjemur sinar matahari pagi menjadi pilihan masyarakat di tengah mewabahnya virus corona jenis baru COVID-19.

Berjemur sinar matahari pagi disebut-sebut dapat mencegah penularan virus corona dan agar virus tersebut tidak berkembang biak di dalam tubuh. Berjemur sinar matahari dipercaya dapat memutus rantai penyebaran COVID-19 selain menerapkan pola hidup sehat dan physical Distancing.

Beredar di media sosial Facebook yang mengatakan bahwa berjemur sinar matahari pagi bisa membunuh virus corona atau COVID-19, benarkah ini faktanya? 

Baca Juga: Buku Ngaji Iqro Tepat Prediksi Munculnya Virus Corona? Ini Faktanya

1. Berjemur bisa membunuh virus corona adalah tidak benar

Berjemur Sinar Matahari Pagi Bisa Matikan Virus Corona? Cek FaktanyaHoaks yang dihimpun Kemkominfo (Dok. Kemkominfo)

Sebuah unggahan di Facebook bernarasikan "Mumpung Matahari bersinar cerah..ayo kita
berjemur untuk bunuh Virus Corona" ramai diperbincangkan.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengatakan bahwa informasi itu adalah bohong atau hoaks.

Fakta bahwa berjemur bisa membunuh virus corona adalah tidak benar.

2. Belum ada bukti yang mendukung berjemur sinar matahari dapat membunuh virus corona

Berjemur Sinar Matahari Pagi Bisa Matikan Virus Corona? Cek Faktanya(Ilustrasi) IDN Times/Lia Hutasoit

Kemkominfo melansir dari UNICEF menjelaskan bahwa masyarakat baiknya tidak mempercayai hal tersebut. Pasalnya hingga saat ini belum ada bukti bahwa sinar matahari bisa membunuh virus corona.

UNICEF juga telah membantah bahwa pihaknya pernah menyarankan orang berjemur sinar matahari pagi untuk membunuh virus corona.

3. Manfaat lain dari berjemur

Berjemur Sinar Matahari Pagi Bisa Matikan Virus Corona? Cek FaktanyaInstagram.com/mrsayudewi

Namun, ada manfaat lain yang bisa diambil ketika seseorang berjemur. Salah satunya adalah laki-laki bisa terhindar dari kanker prostat jika rajin berjemur.

Salah satu penelitian yang dilakukan oleh North Carolina Wake Forest University pada 2005 yang menyatakan bahwa kurangnya sinar matahari dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker prostat.

Selain itu, berjemur juga bisa menghilangkan hormon penyebab stres atau hormon kortisol. Berjemur juga dapat menurunkan tekanan darah dan juga mengurangi gejala depresi dan mencegah diabetes.

Pembaca bisa membantu kelengkapan perlindungan bagi para tenaga medis dengan donasi di program #KitaIDN : Bergandeng Tangan Melawan Corona di Kitabisa.com http://kitabisa.com/kitaidnlawancorona

Baca Juga: 24 Hoaks Virus Corona yang Tersebar di Jawa Tengah

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya