Comscore Tracker

Halu Tingkat Tinggi Sebab Muncul Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire

Sultan Selacu klaim punya lisensi seluruh mata uang dunia

Cirebon, IDN Times - Fenomena kemunculan kerajaan sepekan terakhir hangat diperbincangkan. Dimulai dari wilujengan atau deklarasi Keraton Agung Sejagat di Purworejo oleh Totok Santosa dan Fanni Aminadia, Kekaisaran Sunda di Bandung, dan Kesultanan Selacau/Salaco di Tasikmalaya.

Di Kota Bandung juga muncul Sunda Empire yang viral setelah video YouTube tersebar ke publik. Dalam video viral itu berisi sekelompok orang berpakaian bak militer mendaulat diri sebagai Kekaisaran Sunda - Earth Empire. Seorang yang diduga sebagai pemimpin Kekaisaran Sunda itu menyatakan bahwa Kekaisaran Sunda merupakan Kerajaan Matahari.

Tak tanggung-tanggung, kekaisaran ini menyebutkan sistem dunia akan berakhir pada tahun 2020 dan kalau tidak datang ke Bandung untuk mendaftarkan diri ke Kekaisaran Sunda, maka siap-siap akan berutang sampai kiamat.

Baca Juga: Sunda Empire Sebut Bisa Kendalikan Bumi dan Cegah Peledakan Nuklir

1. Kesultanan Selacu klaim punya lisensi seluruh mata uang di dunia

Halu Tingkat Tinggi Sebab Muncul Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire(Tangkapan layar akun YouTube Kesultanan Selaco)IDN Times/Azzis Zulkhairil

Mirip-mirip dengan Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire, Kesultanan Selacau pun membahas tentang sistem keuangan dunia. Tak tanggung-tanggung, dalam video itu pun disebutkan bahwa Ketua Majelis Tinggi Kesultanan Selacau adalah orang yang memegang lisensi mata uang di seluruh dunia di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Jika tanpa seizin beliau (Ketua Majelis Tinggi Kesultanan Selacau), maka FED, IMF, dan Bank Dunia tidak akan bisa menjalankan regulasinya dengan benar," ujar pria yang disebut sebagai Sultan Patrakusuma VIII dalam video di menit 24:13.

2. Terpasang bendera PBB

Halu Tingkat Tinggi Sebab Muncul Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire(Tangkapan layar akun YouTube Kesultanan Selaco)IDN Times/Azzis Zulkhairil

Dalam video itu pun terpasang bendera pribadi, berwarna kuning hijau dan telah memiliki logo sendiri. Di sampingnya, terpasang pula bendera resmi PBB berwarna biru berlogo peta dunia. Para anggota Kesultanan Salacau tampak menggunakan pakaian jas, dasi, lengkap dengan peci hitam.

Berbeda dengan Sunda Empire yang belum diketahui markasnya, Kesultanan Salacau telah memiliki home base sendiri bernama Istana Salacau MPP D.I.P. Hal itu bisa dilihat dari video yang diunggahnya dengan judul "Peresmian Kasultanan Salaco sebagai wilayah independen" dalam video berdurasi 44:47 detik.

3. Halusinasi tingkat tinggi dan sekedar mencari eksistensi

Halu Tingkat Tinggi Sebab Muncul Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire(Tangkapan layar akun YouTube Kesultanan Selaco)IDN Times/Azzis Zulkhairil

Maraknya deklarasi pendirian keraton, kesultanan, hingga kekaisaran akhir-akhir ini membuat Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat tak habis pikir. Terlebih, pengakuan mereka tak jauh berbeda: mempunyai kekuasaan sistem keuangan di dunia.

Menurut Arief, hal itu merupakan halusinasi tingkat tinggi dan di luar batas-batas kewajaran nalar manusia normal. Fenomena Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire, hingga Keraton Selacau ini mencari eksistensi agar diakui di tengah masyarakat.

4. Masyarakat harus waspada

Halu Tingkat Tinggi Sebab Muncul Keraton Agung Sejagat, Sunda EmpirePrasasti Keraton Agung Sejagat yang diungkap Polda Jawa Tengah di Klaten. (Dok Humas Polda Jateng)

Arief tak menampik jika klaim kerajaan, kesultanan, kekaisaran dilatarbelakangi oleh faktor ekonomi yang sulit. Sehingga, mereka mencoba memperdayai masyarakat dengan cara mengaku punya lisensi mata uang di seluruh dunia, atau iming-iming lain di luar batas nalar rasional. Menurut Arief, masyarakat perlu waspada dengan hal mencurigakan seperti ini. Karena bisa jadi masyarakat sendiri yang akan menjadi korban.

"Saya berharap masyarakat kembali membaca sejarah kerajaan Nusantara yang pernah diajarkan. Pemerintah sudah mengumumkan kesultanan dan kerajaan yang terdaftar," tutupnya.

Baca Juga: Pengikut di Klaten Setor Uang Untuk Membangun Keraton Agung Sejagat

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya