Ingatkan Sikap Awal Partai, Spanduk Oposisi Dipasang di Kantor DPW PAN

Agar suara suara didengarkan jelang Rakernas 

Semarang, IDN Times - Teka-teki siapa pemasang spanduk desakan oposisi di kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Jateng, terjawab., yaitu Wakil Ketua DPW PAN Jateng.

Spanduk dipasang untuk mempertegas sikap DPW PAN Jateng pasca Pemilu 2019 dan juga menjelang rapat kerja nasional (rakernas) PAN pada akhir Juli 2019.

Baca Juga: Jelang Rakernas, Spanduk Oposisi Terpasang di Kantor PAN Jateng

1. Dipasang oleh Wakil Ketua DPW PAN Jateng

Ingatkan Sikap Awal Partai, Spanduk Oposisi Dipasang di Kantor DPW PANIDN Times/Dhana Kencana

Adalah Agung Wisnu Kusuma yang memasang spanduk 'Kami Oposisi' agar PAN tetap berada di luar pemerintahan Jokowi.

Agung sengaja membuat sendiri dan memasang spanduk berukuran 1,5x4 meter tersebut. Spanduk pun hanya ada satu, tidak terpasang di tempat yang lain. 

"Kebetulan saya yang desain, bikin, dan pasang," kata Agung melalui pesan pendek kepada IDN Times.

2. Menyampaikan sikap pasca Pemilu 2019

Ingatkan Sikap Awal Partai, Spanduk Oposisi Dipasang di Kantor DPW PANIDN Times/Prayugo Utomo

Ketika disambangi IDN Times, Minggu (21/7), spanduk tersebut masih terpasang. Tidak tampak aktivitas di kantor DPW PAN Jateng. Pagar juga tertutup rapat.

Agung menyatakan bahwa spanduk itu bertujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat dan mempertegas sikap DPW PAN Jateng terkait positioning pasca Pemilu 2019, termasuk terkait Pilpres.

"Sikap untuk tetap beroposisi adalah hasil rapat pleno DPW PAN Jateng setelah sebelumnya kami mengundang DPD se-Jawa Tengah, untuk mendengarkan dan menampung pendapat mereka (suara DPD-DPD se-Jateng), mengenai positioning pasca pemilu. DPD se-Jateng sepakat untuk di luar pemerintah (oposisi)," ungkap Agung.

3. Legawa atas keputusan Rakernas PAN

Ingatkan Sikap Awal Partai, Spanduk Oposisi Dipasang di Kantor DPW PANANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Meski demikian, Agung menyadari bahwa keputusan strategis tersebut akan  diputuskan pada forum Rakernas PAN, yang akan digelar akhir Juli 2019.

Agung juga legawa dan tetap akan taat pada keputusan PAN, apakah akan berkoalisi maupun beroposisi.

"Kalau saya sebagai kader, yang strategis adalah di luar pemerintah sebagai penyeimbang. Apapun hasilnya nanti, selaku bagian dari organisasi, kami akan taat dan patuh," ujarnya.

"Bicara kecewa bahkan marah, dimungkinkan iya, karena kami manusia biasa. Tapi kami akan tetap berusaha bermanfaat untuk agama, bangsa, dan masyarakat, melalui Partai Amanat Nasional," tutup Agung.

Baca Juga: Sinyal Koalisi PAN dan Demokrat ke Kubu Jokowi, Ini Peluangnya

Topic:

  • Dhana Kencana
  • Febriana Sintasari

Just For You