Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
idntimes.com
Kedatangan 4 bakal calon rektor Unsoed Purwokerto untuk 2026-2030 mendatang untuk jalan pemeriksaan kesehatan, Kamis (8/1/2026).(IDM Times/Cokie Sutrisno)

Intinya sih...

  • Proses pemilihan rektor Unsoed memasuki tahap pemeriksaan kesehatan bagi empat bakal calon.

  • Pemeriksaan meliputi aspek fisik, mental, dan laboratorium yang dipimpin langsung oleh dokter spesialis.

  • Penetapan dan pengumuman bakal calon rektor akan dilakukan pada tanggal 15 Januari 2026.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyumas, IDN Times - Proses pemilihan Rector Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memasuki babak baru. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi, empat bakal calon rektor Unsoed periode 2026 - 2030 menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebagai bagian dari tahapan kelima dalam proses Pilrek.

Juru bicara Unsoed Purwokerto, Prof. Mite Setiansah kepada IDN Times, Jumat (9/1/2025) menyebutkan bahwa pemeriksaan kesehatan berlangsung di Paviliun Geriatri Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. Margono Soekarjo pada Kamis, 8 Januari 2026.

Disebutkan, keempat bakal calon yang menjalani pemeriksaan kesehatan tersebut Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc, Agr., IPU., ASEAN Eng, Dr. Adi Indrayanto, S.E., M.Sc, dan Dr. Khavid Faozi, S.P., M.P. setelah sebelumnya dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.

1. Memimpin unsoed harus punya daya tahan

Direktur RSU Margono, dr. Heri Dwi Purnomo (kanan) saat memeriksa rektor Unsoed Purwokerto yang akan maju kembali dalam pilihan rektor 2026, Kamis (8/1/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Margono Soekarjo, dr. Heri Dwi Purnomo, Sp.An-TI, menyambut langsung kedatangan para bakal calon pemimpin Unsoed tersebut.

dr. Heri menegaskan pentingnya tahapan ini untuk memastikan bakal calon memiliki ketahanan kesehatan yang optimal dalam memimpin institusi pendidikan tinggi terbesar di Banyumas tersebut.

Pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau Medical Check Up (MCU) ini dipimpin langsung oleh Dr. Gede Perdana, Sp.PD., Subs. R(K), M.Biomed., yang mengoordinasikan tim dokter spesialis untuk melakukan serangkaian prosedur medis secara komprehensif.

2. Dokter spesialis turun langsung

Dokter spesialis RSU Margono Soekarjo Purwokerto saat memeriksa kesehatan bakal calon lain, Kamis (8/1/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Rangkaian pemeriksaan yang dijalani oleh keempat bakal calon rektor meliputi beberapa aspek penting. Pemeriksaan laboratorium mencakup cek darah lengkap untuk memantau kondisi kesehatan umum, pemeriksaan fungsi ginjal melalui Ureum dan Creatinin, pemeriksaan fungsi hati melalui SGOT dan SGPT, serta tes bebas narkotika untuk memastikan kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Tidak hanya itu, pemeriksaan radiologi juga dilakukan berupa pengambilan foto Roentgen Thorax untuk melihat kondisi paru paru dan jantung para bakal calon. Selain itu, dilakukan pula rekam jantung atau Elektrokardiogram (EKG) untuk memastikan kondisi jantung dalam keadaan baik.

Aspek kesehatan mental juga tidak luput dari pemeriksaan. Para bakal calon menjalani pemeriksaan psikologi yang meliputi uji kesehatan rohani dan stabilitas emosional, mengingat kepemimpinan universitas membutuhkan ketahanan mental yang matang. Pemeriksaan fisik secara langsung oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Sp.PD) juga dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan fisik para calon pemimpin.

3. Penetapan dan pengumuman 15 Januari 2026

Ke 4 bakal calon yang menjalani pemeriksaan kesehatan (kiri ke kanan) Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc, Agr., IPU., ASEAN Eng, Dr. Adi Indrayanto, S.E., M.Sc, dan Dr. Khavid Faozi, S.P., M.P. (IDN Times/Cokie Sutrisno)

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unsoed, Prof. Dr. Dwi Nugroho Wibowo, M.S., menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu tahapan krusial yang harus diikuti oleh bakal calon rektor. Tanpa melewati tahapan ini, para bakal calon tidak dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya.

"Pemeriksaan ini adalah syarat yang wajib diikuti oleh bakal calon agar dapat mengikuti tahap selanjutnya yaitu penetapan dan pengumuman bakal calon rektor yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2026," tegas Prof. Dwi Nugroho Wibowo.

Dengan telah dilaksanakannya pemeriksaan kesehatan ini, proses pemilihan Rector Unsoed 2026 -2030 semakin mendekati tahap akhir. Sementara pengumuman resmi bakal calon rektor akan dilakukan pertengahan bulan Januari mendatang.

Editorial Team