ilustrasi menulis surat (unsplash.com/Kyle Glenn)
Pemindaian MRI menunjukkan bahwa area otak yang berhubungan dengan ingatan lebih aktif saat seseorang menulis dengan tangan dibandingkan ketika mengetik. Hal ini berkaitan dengan bagaimana otak membangun koneksi antara gerakan fisik menulis dan pemrosesan informasi.
Semakin banyak koneksi yang terbentuk, semakin kuat daya ingat terhadap materi tersebut. Oleh karena itu, banyak ahli menyarankan untuk tetap menggunakan metode mencatat manual, terutama untuk belajar konsep yang kompleks atau saat ingin menghafal informasi dalam jangka panjang.
Baik mencatat dengan tangan maupun secara digital memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Menulis dengan tangan memperkuat pemahaman dan daya ingat, sedangkan catatan digital lebih praktis dan mudah diakses.
Jika ingin memahami materi lebih dalam dan mengingatnya lebih lama, menulis dengan tangan bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Namun, jika efisiensi dan aksesibilitas lebih penting, maka catatan digital bisa menjadi solusi yang lebih cocok. Pilihlah metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajarmu agar hasilnya maksimal.