Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi daging sapi (pexels.com/Maxi Gagliano)
Ilustrasi daging sapi (pexels.com/Maxi Gagliano)

Momen kurban selalu identik dengan nikmatnya makan daging yang melimpah. Rasanya memang susah buat berhenti saat sudah mulai menikmati daging segar. Namun, kalau kebanyakan makan daging, tubuh bisa kena dampaknya, lho.

Daging memang sumber protein yang enak dan bergizi, tapi konsumsi berlebihan bisa berisiko bagi kesehatan. Tubuh kita butuh keseimbangan agar tetap sehat dan bertenaga. Yuk, kenali lima risiko kesehatan dari makan daging kurban terlalu banyak supaya kamu tetap enjoy tanpa khawatir!

1. Kolesterol naik, bikin jantung kerja ekstra

Ilustrasi pria sakit kolesterol (freepik.com/zinkevych)

Kamu tahu gak, daging kurban terutama yang berlemak tinggi bisa bikin kolesterol dalam darah naik drastis. Kolesterol jahat (LDL) dari daging merah berlemak itu bisa menumpuk di pembuluh darah, membuat aliran darah jadi tersumbat.

Akibatnya, jantung kita harus kerja ekstra keras buat memompa darah ke seluruh tubuh. Bayangin deh, jantung kamu kayak lagi angkat beban berat terus-menerus tanpa istirahat, capek banget kan?

Yang seru tapi juga perlu diwaspadai, kolesterol yang terus tinggi itu gak langsung bikin sakit. Biasanya kita baru sadar pas sudah parah, kayak serangan heart attack atau stroke.

Nah, biar jantung tetap sehat dan kuat, coba deh imbangi makan daging dengan sayur dan buah yang kaya serat. Selain itu, rajin olahraga juga bantu menurunkan kolesterol dan bikin jantungmu happy lagi!

2. Tekanan darah melonjak, badan pun jadi gampang lemas

Ilustrasi cek tekanan darah (freepik.com/freepik)

Sering dengar gak sih, kalau terlalu banyak makan daging bisa bikin tekanan darah naik? Ini karena daging kurban biasanya mengandung garam dan lemak yang cukup tinggi, yang bisa bikin pembuluh darah menyempit dan tekanan darah jadi melonjak.

Kalau tekanan darah naik terus-terusan, badan kamu bisa gampang capek, pusing, bahkan lemas. Kok bisa ya?

Ini karena darah yang ngalir ke organ dan otot jadi gak lancar, jadi oksigen dan nutrisi yang dibawa darah juga berkurang. Akibatnya, kamu bisa ngerasa lemes dan gak berenergi padahal cuma duduk santai.

Jadi, buat kamu yang hobi makan daging kurban, jangan lupa buat jaga asupan garam dan tetap minum air putih yang cukup supaya tekanan darah kamu tetap stabil.

3. Sistem pencernaan kewalahan

Ilustrasi memegang tisu di toilet (freepik.com/jcomp)

Kalau kamu makan daging dalam jumlah besar, sistem pencernaan kamu bakal kerja ekstra keras, lho! Daging merah butuh waktu lebih lama untuk dicerna dibanding makanan lain, terutama karena kandungan proteinnya yang padat dan serat yang minim. Kalau kebanyakan, perut bisa terasa kembung, gak nyaman, bahkan susah BAB.

Gak cuma itu, makan daging terus-terusan tanpa sayur atau serat pendamping bikin usus jadi ‘stress’.

Nah, sistem pencernaan yang kewalahan ini bisa bikin bakteri jahat berkembang, yang ujungnya bikin kamu rawan diare atau gangguan pencernaan lain. Jadi, jangan lupa imbangi makan daging dengan sayur, buah, dan minum air yang banyak supaya sistem pencernaan tetap smooth, ya!

4. Berisiko asam urat dan nyeri sendi

Ilustrasi sakit asam urat (freepik.com/freepik)

Satu hal yang jarang banget disadari, makan daging berlebihan bisa bikin asam urat kamu naik! Daging merah kaya akan purin, senyawa yang kalau terlalu banyak masuk ke tubuh akan diubah jadi asam urat.

Kalau kadar asam urat di darah tinggi, bisa menyebabkan nyeri sendi yang bikin gerak jadi gak nyaman bahkan sampai bengkak.

Hal ini biasanya muncul setelah konsumsi daging berlebih atau makanan laut yang juga tinggi purin. Kamu yang udah pernah kena asam urat, pasti tahu gimana sakitnya itu.

Jadi, biar tetap bisa nikmatin daging kurban tanpa drama nyeri sendi, coba kontrol porsi dan imbangi dengan minum air putih yang banyak supaya asam urat gak numpuk!

5. Berat badan naik dengan cepat

Ilustrasi menimbang berat badan (freepik.com/rawpixel.com)

Kalau kamu makan daging kurban terus-menerus tanpa diimbangi aktivitas fisik, berat badan bisa naik dengan cepat, lho.

Daging itu sumber protein dan lemak yang tinggi kalorinya, apalagi kalau dimasak dengan cara digoreng atau pakai bumbu berlemak. Kalori berlebih yang gak terbakar ini lama-lama jadi timbunan lemak di tubuh.

Yang bikin bahaya, kenaikan berat badan ini gak cuma bikin kamu susah gerak, tapi juga bisa memicu penyakit lain kayak diabetes dan gangguan jantung.

Jadi, jangan cuma puas dengan makan enak, yuk aktif bergerak dan jaga pola makan supaya berat badan kamu tetap ideal dan kesehatan terjaga!

Nah, Sobat, sekarang sudah tahu kan, kalau kebanyakan makan daging kurban itu gak selalu asik untuk tubuh kita.

Asyik makan boleh, tapi jangan sampai lupa jaga kesehatan ya! Kunci utama biar tetap sehat adalah dengan makan secukupnya, imbangi dengan sayur dan buah, serta tetap aktif bergerak. Ingat, tubuh kita ini investasi jangka panjang, jadi jangan sampai gara-gara momen kurban jadi masalah buat kesehatan. Tetap cerdas dan sehat selalu, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team