Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App

Semarang, IDN Times - Lulus dari Binus School Semarang rupanya membawa kebanggaan tersendiri bagi Kenneth. Pasalnya, selain menorehkan prestasi sebagai lulusan angkatan pertama, Kenneth juga punya banyak pengalaman saat bersekolah di Binus School. 


"Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika saya mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi 16th Hwa Chong - Asia Pacific Young Leaders Summit. Dalam kesempatan tersebut, tim saya dan saya membahas isu kesehatan mental dan mengusulkan solusi inovatif, sebuah upaya yang menghantarkan kami meraih penghargaan Best Presentation," akunya, Senin (12/5/2025). 

 

 

1. Senang banyak kegiatan diisi pengabdian

Kenneth berkata banyak kegiatannya yang diisi dengan pengabdian kepada masyarakat.


Pengalaman tersebut mengajarkan siswa untuk melihat langsung tantangan yang nyata yang dihadapi oleh berbagai lapisan masyarakat.


Untuk proses wisuda kali ini juga bentuk Binus School Semarang dalam mempersiapkan siswanya menghadapi tantangan global yang akan dihadapi para siswanya. 

2. Diharapkan jadi generasi tangguh dan berintegritas

Elsie L Bait, principal Binus School Semarang turut mengucapkan selamat kepada lulusan pertama Binus School Semarang.


Ia pun berharap mereka dapat menjadi generasi penerus yang tangguh, berintegritas dan mampu membawa perubahan positif di tengah tantangan global yang terus berkembang.


“Kami bangga menyaksikan langkah awal para siswa kami yang kini siap menghadapi dunia global dengan pengetahuan, karakter, dan semangat kepemimpinan. Ini bukan hanya momen perpisahan tetapi juga awal dari perjalanan besar mereka sebagai warga dunia yang membawa nilai-nilai 
kebaikan dan inovasi,” ujar Elsie.

3. Pakai kurikulum Cambridge berstandar global

Illustrasi Teknologi AI untuk Pembayaran Masa Depan

Lebih jauh ditambahkan Elsie, selama mengenyam pendidikan di Binus School Semarang para siswa sudah dibekali tidak hanya oleh pembelajaran akademik, tetapi juga dibekali oleh Binusian Value, yaitu S.P.I.R.I.T (Striving for Excellence, Perseverance, Integrity, Respect, Innovation, Teamwork).


Dengan kurikulum Cambridge yang sudah menjadi standar global dalam dunia pendidikan, pihaknya memberikan fasilitas yang membantu tumbuh kembang siswanya.


Misalnya Active Floor yang menjadi salah satu fasilitas yang memanfaatkan teknologi AI yang bertujuan untuk melatih panca indra siswa melalui audio, visual, dan kinestetik.

4. Akan cetak Gen Z yang punya potensi kepemimpinan

Dalam beberapa tahun terakhir, tren serupa muncul di sejumlah kota besar, termasuk wisuda TK hingga setingkat SLTA yang memakai kostum toga.(IDN Times/Foto : Tangkapan layar @smkcbmofficial01)

Selain itu, pihaknya juga selalu mendukung minat dan bakat siswanya dengan menghadirkan berbagai Clubs dan Electives yang dapat dipilih oleh siswanya yang sesuai dengan minat dan bakatnya.


Ke depannya pihaknya akan terus mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi kepemimpinan dan integritas sehingga dapat memberikan dampak kepada masyarakat luas. 


"Ini selaras dengan visi dari Bina Nusantara untuk memberdayakan masyarakat," ujar Elsie. 

Editorial Team