ilustrasi makanan sehat (pexels.com/Nathan Cowley)
Kabar baiknya, GERD bisa dikendalikan dengan cara yang tepat. Langkah pertama adalah mengubah gaya hidup, makan lebih sering tapi dalam porsi kecil, hindari makanan pemicu seperti pedas, lemak tinggi, kopi, cokelat, dan alkohol. Jangan langsung berbaring setelah makan, jaga berat badan tetap ideal, berhenti merokok, dan usahakan kepala lebih tinggi saat tidur. Langkah sederhana ini terbukti bisa mengurangi gejala secara signifikan.
Selain perubahan gaya hidup, dokter biasanya meresepkan obat untuk membantu. Proton Pump Inhibitors (PPI) digunakan untuk menekan produksi asam lambung, sementara H2 receptor blockers atau antasida membantu pada gejala yang lebih ringan. Jika gejala tidak membaik, dokter dapat melakukan pemeriksaan seperti endoskopi atau pH monitoring untuk memastikan diagnosis. Dalam kasus tertentu, operasi seperti Nissen Fundoplication atau prosedur tanpa sayatan (Transoral Incisionless Fundoplication) menjadi pilihan.
GERD bukan sekadar sakit maag biasa. Jika dibiarkan, bisa menimbulkan komplikasi serius yang memengaruhi kesehatan dan kenyamanan hidup sehari-hari. Dengan mengenali gejala, memperbaiki pola makan dan gaya hidup, serta berkonsultasi dengan dokter bila perlu, kamu bisa mengendalikan GERD dengan baik. Jangan menunggu parah dulu untuk bertindak, semakin cepat ditangani, semakin ringan dampaknya bagi tubuhmu.