Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sejumlah mahasiswa Unnes menjajal peralatan podcast di ruang podcast The Gade Creative Lounge Gedung Ruang Ilmu, Kampus Unnes Sekaran, Kecamatan Gunungpati Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Sejumlah mahasiswa Unnes menjajal peralatan podcast di ruang podcast The Gade Creative Lounge Gedung Ruang Ilmu, Kampus Unnes Sekaran, Kecamatan Gunungpati Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Intinya sih...

  • Pegadaian mendirikan The Gade Creative Lounge di Unnes untuk mendekatkan diri kepada kalangan mahasiswa.

  • The Gade Creative Lounge menjadi wahana yang bagus untuk memanfaatkan aplikasi Tring! dan menambah jumlah nasabah.

  • Unnes berharap para mahasiswa rutin ikuti sosialisasi investasi emas dan penguatan ekosistem kewirausahaan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Gerakan MengEmaskan Indonesia terus digalakan Pegadaian di semua pusat keramaian umum. Salah satu langkah strategisnya dengan mendirikan The Gade Creative Lounge di Gedung Ruang Ilmu, kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai bagian mendekatkan diri kepada kalangan mahasiswa. 

Ini adalah langkah kesekian kalinya dari Pegadaian guna menyasar segmen kalangan mahasiswa. 

Direktur Pemasaran Penjualan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti menyebut kerjasama dengan Unnes semata untuk meningkatkan pembiayaan keuangan dari instrumen emas maupun investasi jangka panjang. 

"Kolaborasi ini sangat bagus sekali antara universitas dan Pegadaian. Karena memang literasi ini kita tekankan kepada anak muda," kata Selfie di sela kunjungan ke lokasi The Gade Creative Lounge Pegadaian di Ruang Ilmu Unnes, Kamis (15/1/2026). 

Di samping itu, adanya The Gade Creative Lounge yang punya desain unik ini menjadi wahana yang bagus untuk mengajak mahasiswa Unnes yang mayoritas dari kalangan Gen Z untuk memanfaatkan aplikasi Tring!. 

Sehingga dengan datang ataupun sekedar nongkrong di The Gade Creative Lounge, mereka sedikit banyak mengetahui ragam inovasi yang dimiliki Pegadaian. 

"Mahasiswa kan senang promo ya, kalau kita buka The Gade Creative Lounge, maka ini jadi tempat yang tepat untuk lokasi yang dekat sama kampus," tuturnya. 

Disamping itu, adanya berkolaborasi dengan Unnes sedikit banyak civitas akademika turut berpartisipasi menambah jumlah nasabah aplikasi Tring!. 

"Sekarang sudah ada 4 juta nasabah Tring yang aktif. Karena kita baru baru ini meresmikan aplikasi Tring, maka ini jadi kolaborasi yang apik supaya aplikasi Tring bisa diterima oleh generasi muda," ujar Selfie. 

Unnes merupakan kampus ke-23 yang resmi berkolaborasi dengan Pegadaian dari total 33 kampus yang nantinya dijajaki untuk kerjasama. Ke depan pihaknya menyambangi Gorontalo dan kota-kota besar lainnya untuk menggunakan layanan literasi emas. 

"Kita memang punya kerjasama dengan seluruh universitas di Indonesia. Jadi ada 33 universitas di Indonesia dan ini yang ke23. Next time kita ke Gorontalo dan ke kota-kota lain," tuturnya.

Senada, Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil XI Semarang, Edy Purwanto menekankan dengan keberadaan The Gade Creative Lounge di Unnes diharapkan mampu meningkatkan kreativitas mahasiswa. "Sekaligus juga ingin mahasiswa kenal dekat dengan Pegadaian," kata Edy. 

Unnes berharap para mahasiswa rutin ikuti sosialisasi investasi emas

Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Bisnis dan Hubungan Internasional Unnes, Prof Nur Qudus berharap para mahasiswa dari prodi tertentu bisa beraktivitas di The Gade Creative Lounge secara rutin guna melihat dari dekat sosialisasi investasi emas dari Pegadaian. 

Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Provinsi Jawa Tengah, AR Hanung Triyono juga mendorong penguatan ekosistem kewirausahaan dan ekonomi kreatif utamanya mendekatkan diri dengan dunia usaha. Ia bilang The Gade Creative Lounge Unnes perlu dikelola secara profesional agar menginspirasi pelaku usaha UMKM sekaligus memberi kontribusi nyata bagi Jawa Tengah dan Indonesia. 

"Kolaborasi ini jadi kunci untuk menciptakan pembangunan inklusi yang berkelanjutan dan inovatif," tukasnya. 

Editorial Team