Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
bea cukai, kepabeanan, ekspor
Fasilitas kepabeanan yang diberikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Bea Cukai Semarang mempermudah PT Polygroup Manufaktur Indonesia (PT PMI) melakukan ekspor ke Amerika Serikat. (dok. bea cukai semarang)

Intinya sih...

  • Bea Cukai Semarang mempermudah PT PMI melakukan ekspor ke Amerika Serikat.

  • PT PMI mengirim 26 kontainer produk kolam renang portable senilai Rp25 miliar.

  • Fasilitas kepabeanan dari Bea Cukai Semarang mendukung perusahaan manufaktur besar di KEK Kendal.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Fasilitas kepabeanan yang diberikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Bea Cukai Semarang mempermudah PT Polygroup Manufaktur Indonesia (PT PMI) melakukan ekspor ke Amerika Serikat. Perusahaan manufaktur besar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal ini mengirim 26 kontainer produk kolam renang portable dengan nilai mencapai Rp25 miliar.

1. Perkuat dominasi pasar global

Bea Cukai Nunukan melaksanakan kegiatan pemeriksaan importasi barang hibah milik Gereja Anglikan Kristus Raja Segala Raja Nunukan yang diperuntukkan bagi keperluan ibadah (22/5/2025). (Dok Bea Cukai)

Ekspor yang dilakukan PT PMI itu merupakan bagian untuk memperkuat dominasi pasar global. Keberhasilan ekspansi ini merupakan bukti nyata efektivitas fasilitas kepabeanan yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Dukungan ini menjadi faktor kunci yang memungkinkan PT PMI mempertahankan pertumbuhan masif, setelah sebelumnya sukses mengirimkan total 6.000 kontainer ke pasar mancanegara sepanjang tahun 2025.

​Dalam operasionalnya, PT PMI memanfaatkan berbagai kemudahan fiskal dan prosedural dari Bea Cukai. Fasilitas ini mencakup penangguhan bea masuk serta kemudahan dalam proses administrasi impor bahan baku dan ekspor barang jadi.

​"Dukungan penuh dari Bea Cukai melalui pemberian fasilitas kepabeanan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional perusahaan secara signifikan. Hal ini membuat produk jadi jauh lebih kompetitif di pasar global, terutama dalam bersaing dengan manufaktur dari negara lain," ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Semarang, Mochamad Syuhadak dalam keterangan resmi, Sabtu (31/1/2026).

2. Keberlanjutan ekspor didukung fasilitas pemerintah

Ekspor produk vanilin Indonesia ke Amerika Serikat. (dok. Bea Cukai)

Keberlanjutan ekspor yang didukung oleh fasilitas pemerintah ini berdampak langsung pada penguatan ekonomi daerah. Adapun, hingga saat ini, perusahaan telah berhasil menyerap lebih dari 8.000 tenaga kerja lokal, memberikan stabilitas ekonomi bagi ribuan keluarga di wilayah Kendal dan sekitarnya.

Kemudian, memperkuat posisi KEK Kendal sebagai pusat industri yang ramah investasi dan berorientasi ekspor. Lalu, berkontribusi pada peningkatan devisa negara secara berkelanjutan.

3. Perusahaan fokus pada kualitas dan inovasi produksi

ilustrasi ekspor (pexels.com/Wolfgang Weiser)

​Pihak manajemen PT PMI mengatakan bahwa kemudahan administratif yang diberikan oleh kantor Bea Cukai setempat memungkinkan perusahaan untuk fokus pada kualitas produksi dan inovasi produk, sehingga standar internasional tetap terjaga.

​Dengan komitmen bersama antara sektor swasta dan instansi pemerintah, PT PMI optimis dapat terus meningkatkan volume ekspor dan memperluas penyerapan tenaga kerja di tahun-tahun mendatang.

Editorial Team