Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Seorang perajin batik mangrove memperlihatkan desain batiknya yang akan dipromosikan oleh tim PLN IP Semarang. (IDN Times/Dok Humas PLN IP Semarang)
Seorang perajin batik mangrove memperlihatkan desain batiknya yang akan dipromosikan oleh tim PLN IP Semarang. (IDN Times/Dok Humas PLN IP Semarang)

Semarang, IDN Times - PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Semarang menjanjikan perluasan pemasaran bagi produk-produk UMKM hasil binaannya supaya dapat memiliki daya saing tinggi di mata konsumen. 

 

 

1. PLN IP Semarang bantu 7 UMKM binaan

Penjual pisang balen dan wingko babat ini salah satu pelaku usaha yang diberi pendampingan pemasaran oleh PLN IP Semarang. (IDN Times/Dok Humas PLN IP Semarang)

Setidaknya ada tujuh UMKM binaan PLN IP Semarang yang sedang diberi pendampingan.


Mulai KWT Tunas Bahagia, Koperasi Prima Indo Sutera, Karya Bunda Mandiri, Kelompok Difabel, Poklahsar Global Milk Fish, Poklahsar Putri Laut, serta KWT Argo Tanjung RW 10. 


Masing-masing UMKM tersebut selama ini menelurkan produk batik mangrove, wingko babat, bandeng presto yang punya keunikan tersendiri. 

2. Pemasaran jadi tantangan UMKM

Perwakilan PLN IP Semarang juga mendampingi UMKM bandeng presto. (IDN Times/Dok Humas PLN IP Semarang)

Dadan Budiansyah, Officer Community Development PLN Indonesia Power UBP Semarang, menyampaikan dukungan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan dalam membantu mitra binaan agar dapat lebih berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.


“Kami menyadari bahwa pemasaran salah satu tantangan utama bagi UMKM. Melalui bantuan ini, kami berharap para mitra binaan bisa meningkatkan eksistensi produk mereka, menjangkau pasar yang lebih besar, dan tumbuh secara mandiri,” ujar Dadan, Kamis (22/5/2025). 

3. Fokus pemberdayaan ekonomi berkelanjutan

Pedagang kerupuk kulit ikan juga akan dibantu pemasarannya oleh PLN IP Semarang. (IDN Times/Dok Humas PLN IP Semarang)

Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Indonesia Power, yang tidak hanya fokus pada aspek lingkungan tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.


Bantuan yang diberikan mencakup pelatihan strategi pemasaran, bantuan promosi digital, serta fasilitas untuk mengikuti pameran-pameran produk lokal maupun nasional. 


Langkah ini sejalan dengan misi Indonesia Power dalam menciptakan ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan.


Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas produk mereka agar mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal. Tetapi juga di pasar nasional bahkan internasional.


"Kami berharap bahwa inisiatif ini dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat serta mendukung pemulihan ekonomi. Khususnya pascapandemi dan dalam menghadapi tantangan ekonomi global," tandasnya. 

Editorial Team