Semarang, IDN Times - Nilai barang ekspor produk pertanian di Jawa Tengah mencapai Rp2,51 triliun atau meningkat 19,02 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2018.
Saat itu nilai barang ekspor produk pertanian hanya mencapai Rp2,3 triliun. Peningkatan tersebut lantaran keterlibatan para petani muda (millennial) yang tidak lagi berorientasi swasembada pangan, tapi mengekspor.
Selain itu, hasil pertanian Jawa Tengah yang masuk pasar dunia sangat beragam. Di antaranya dari kedelai, edamame, kapulaga, kacang-kacangan, beras hitam, sampai daun kelor dan daun pakis. Bahkan, pada Minggu (29/9), Jateng baru saja mengekspor kacang hijau, kapulaga, daun pakis dan sarang walet.