Bersiap, Candi Borobudur dan Prambanan akan Buka Lagi Juni 2020

Dibuka dengan konsep baru the new normal pariwisata

borobudurpark.com

Magelang, IDN Times - Kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Ratu Boko di Magelang, Jawa Tengah akan dibuka kembali untuk kunjungan wisatawan pada Juni 2020 nanti. Sebelumnya kawasan tersebut ditutup kurang lebih selama tiga bulan.

1. Dibuka dengan menerapkan protokol COVID-19

ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero), Edy Setijono mengatakan pembukaan dilakukan dengan memperhatikan imbauan dari pemerintah pusat. Khususnya dari Kementerian BUMN dengan menerapkan protokol virus corona (COVID-19).

"Taman Wisata Candi pada saat dibuka nanti telah siap menuju the new normal pariwisata," katanya melansir Antara, Rabu (20/5).

Ia menuturkan, saat ini berbagai persiapan telah dilakukan dengan memperbaiki dan meningkatkan standar kualitas pelayanan menuju pariwisata yang bersih, sehat, dan aman untuk menerima seluruh wisatawan yang berkunjung.

Baca Juga: Imbas Virus Corona, Pengunjung Candi Borobudur Turun 30 Persen

2. Beberapa aturan baru diterapkan saat berwisata di kawasan TWC

ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Upaya itu dilakukan sesuai dengan arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang akan menerapkan program cleanliness, health, and safety (CHS) di setiap destinasi pariwisata. Menurut Edy, program itu dinilai penting, karena pandemik virus corona telah membuat perilaku manusia berubah.

Masyarakat jauh lebih peduli terhadap faktor-faktor kebersihan, kesehatan, dan keamanan termasuk dalam melakukan aktivitas berwisata.

"The New Normal Pariwisata yang dilakukan di destinasi TWC meliputi seluruh wisatawan yang masuk harus menggunakan masker, dilakukan pengecekan suhu tubuh untuk wisatawan, melakukan manajemen pengunjung yang menerapkan jaga jarak fisik, menyediakan lokasi cuci tangan tiap 100 meter, signage dan information board protocol COVID-19, menempatkan layanan pengunjung yang handal saat bertugas dan aktif mengarahkan wisatawan untuk menjalankan protokol yang sudah ditetapkan," paparnya.

3. Dibuka dengan dalih agar pariwisata dan perekonomian bangkit

Ilustrasi wisatawan candi Borobudur. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Guna mengurangi interaksi petugas dan wisatawan, lanjut Edy, pihak TWC akan menerapkan pembayaran sebagian loket tiket secara nontunai di destinasi wisata kelolaannya. Selain itu, sebagai upaya menjaga kenyamanan dan kebersihan lingkungan pedagang, juga diterapkan protokol COVID-19 di area sekitar kios pedagang di destinasi. Tak cuma itu, TWC juga menyiapkan pelayanan kesehatan prima dengan tenaga dan ruang medis yang memadai.

Sebelum membuka secara resmi destinasi TWC pada Juni 2020 mendatang, kegiatan preoperasional seperti tour bersama media serta agen perjalanan dilakukan, untuk memberikan informasi terkait perubahan yang telah dilakukan di dalam kawasan destinasi.

"Dengan telah diterapkannya the new normal pariwisata diharapkan dapat membangun kepercayaan wisatawan, sehingga dunia pariwisata dan perekonomian di kawasan ini dapat bangkit kembali. meskipun kita yakin bahwa ini tidak akan cepat kembali normal seperti sediakala," pungkas Edy.

Baca Juga: Ajaran dari Candi Muarajambi yang Dikisahkan pada Relief Borobudur

Berita Terkini Lainnya