Comscore Tracker

Ini Janji Hendi-Ita saat Debat Publik Perdana Pilkada 2020 Semarang

Lebih banyak pengembangan kualitas SDM. Yuk, dicatat!

Semarang, IDN Times - Debat publik penajaman visi misi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang dalam Pilkada 2020 digelar KPU Kota Semarang di Patra Semarang Hotel and Convention. Acara tersebut disiarkan Metro TV Jateng pada Rabu (18/11/2020). Debat tunggal itu berjalan cukup lancar selama dua jam dengan dihadiri lima panelis dari unsur akademisi dan tokoh masyarakat.

Sebagai calon pemilih, ada yang perlu dicatat terkait janji-janji yang disampaikan calon petahana Hendrar Prihadi dan Hevearita G Rahayu atau akrab disapa Hendi-Ita itu. IDN Times merangkum visi misi dan janji-janji mereka di bawah ini.

1. Visi misi Hendi-Ita ingin membuat Semarang semakin hebat dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika

Ini Janji Hendi-Ita saat Debat Publik Perdana Pilkada 2020 SemarangDebat Publik Penajaman Visi Misi Pilwalkot Semarang 2020. IDN Times/Anggun Puspitoningrum.

Paslon Hendi-Ita memiliki visi misi yang secara garis besar ingin mewujudkan kemajuan Kota Semarang yang semakin hebat dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Adapun, lima visi yang disampaikan paslon, yaitu meningkatkan kualitas SDM yang unggul dan produktif, meningkatkan potensi ekonomi lokal yang berdaya saing. 

Lalu, menjamin kemerdekaan masyarakat menjalankan ibadah, memenuhi hak dasar, dan kesejahteraan sosial. Kemudian, mewujudkan infrastruktur yang berkualitas dan berwawasan lingkungan untuk mendukung kemajuan kota, serta menjalankan reformasi birokrasi pemerintahan secara dinamis dan menyusun produk hukum sesuai nilai Pancasila dan NKRI.

2. Paslon petahana memiliki 119 program dengan 8 program unggulan

Ini Janji Hendi-Ita saat Debat Publik Perdana Pilkada 2020 SemarangPasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita G Rahayu mengikuti debat publik penajaman visi misi yang disiarkan secara daring. IDN Times/Anggun Puspitoningrum.

Adapun, paslon petahana yang didukung 9 partai politik baik di parlemen maupun nonparlemen itu juga menyampaikan 8 program unggulan dari 119 program yang dijanjikan akan diimplementasikan jika terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang. Program unggulan tersebut diantaranya, Semarang Smart City, penguatan fasilitas publik dalam kampung tematik untuk tujuan wisata, anjungan layanan publik, penguatan pembangunan religion center di semua kecamatan, 

Kemudian, peningkatan daya tarik wisata, penguatan uji publik bagi produk hukum secara terbuka, penguatan layanan publik gratis mulai lahir hingga meninggal untuk semua masyarakat, dan penyediaan makerspace untuk pusat pelatihan serta aktivitas pelaku usaha. 

Makerspace adalah salah satu kegiatan seseorang atau kelompok dalam menghasilkan suatu karya. Karya yang diciptakan dapat berupa karya baru atau recycle bahan yang telah tersedia.

Dalam penajaman visi misi paslon juga menjawab pertanyaan-pertanyaan dari panelis. Seperti Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Yos Yohan Utama, Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Muhdi, Rektor Unika Soegijapranata, Ridwan Sanjaya, Wakil Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Retno Mawarini, dan Ketua PW Muhammadiyah Jateng Tafsir.

Baca Juga: Debat Pilwalkot Semarang, Ditanya Tagline Semarang Hendi Lupa 

3. Janji di bidang pendidikan akan memperluas program sekolah gratis bagi siswa tak mampu

Ini Janji Hendi-Ita saat Debat Publik Perdana Pilkada 2020 SemarangPasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita G Rahayu mengikuti debat publik penajaman visi misi yang disiarkan secara daring. IDN Times/Anggun Puspitoningrum.

Dalam bidang pendidikan, Hendi-Ita menjanjikan sejumlah hal antara lain pembenahan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB), sekolah gratis bagi siswa tak mampu baik di sekolah negeri dan swasta, serta pendidikan secara adil bagi kaum difabel.

‘’Semarang termasuk pioneer dalam PPDB online, hanya kemungkinan ada kendala pada sistem zonasi. Sehingga, orang tua yang ingin memasukkan anaknya ke sekolah favorit berupaya untuk memindahkan mereka ke rumah saudara yang dekat dengan sekolah tersebut. Namun, secara teknis seperti mekanisme pendaftaran online dan dasar perwal (red: peraturan wali kota) tidak ada kendala atau berjalan dengan baik,’’ tuturnya.

Sedangkan, Ita menambahkan, untuk mengurangi masalah sistem zonasi pemerintah akan membangun fasilitas pendidikan di tempat yang berdasarkan zonasi belum ada sekolah negeri di sana, sehingga calon peserta didik dapat terserap. 

4. Hendi-Ita akan mensejahterakan guru swasta dan tenaga keagamaan

Ini Janji Hendi-Ita saat Debat Publik Perdana Pilkada 2020 SemarangKetua PW Muhammadiyah Jateng, Tafsir melemparkan pertanyaan kepada Hendi-Ita dalam debat publik Pilwalkot Semarang 2020. IDN Times/Anggun Puspitoningrum.

Masih di bidang pendidikan, program lain dari Hendi-Ita adalah meningkatkan kesejahteraan guru, khususnya di sekolah swasta. Meski demikian, mereka belum bisa menjanjikan secara langsung. 

"Jangan biarkan saya menjanjikan diri. Takutnya jadi hal yang tidak bisa saya tepati," kata Hendi saat menjawab pertanyaan panelis yang juga Rektor UPGRIS, Muhdi.

Selain guru, paslon yang merupakan politikus PDIP itu juga berjanji untuk mensejahterakan tenaga keagamaan. Janji itu disampaikan saat Ketua PW Muhammadiyah Jateng, Tafsir melemparkan pertanyaan tentang upaya paslon mensejahterakan guru mengaji, penjaga masjid, modin, dan madin yang selama ini bekerja terlalu ikhlas. 

Hendi menjawab, akan menghibahkan honor untuk tenaga keagamaan apabila kembali terpilih menjadi Wali Kota Semarang. ‘’Selama ini kami sudah memberikan honor kepada tenaga keagamaan ini, tapi tahun depan nilainya akan kami naikkan sebesar Rp 750ribu per bulan. Sebab, bagaimanapun mereka adalah garda terdepan untuk membentuk akhlak generasi bangsa,’’ katanya.

5. Jika terpilih Hendi-Ita akan merangkul dan memfasilitasi kreativitas millennial

Ini Janji Hendi-Ita saat Debat Publik Perdana Pilkada 2020 SemarangPara panelis dalam debat publik Pilwalkot Semarang 2020. IDN Times/Anggun Puspitoningrum.

Terkait partisipasi millennial, Hendi-Ita mendapatkan pertanyaan bagaimana agenda paslon untuk melibatkan mereka dalam memajukan Kota Semarang mengingat keberadaan mereka cukup signifikan yang jumlahnya mencapai 487.500 jiwa.

Hendi menjawab, pihaknya merasakan pada awal pemerintahan kelompok milenial cukup apatis pada pemerintah, karena ada sekat komunikasi. Kemudian, dia masuk ke komunitas dan kelompok muda. 

‘’Ternyata asyik juga mereka atau anak muda ini mendapati konsep bergerak bersama dan harus turut nyengkuyung (red: saling membantu) bareng. Kemudian, untuk memfasilitasi mereka kami juga ada coworking space, Semarang Digital Creative, Pusat Informasi Publik, GOR Tri Lomba Juang yang bisa millennial manfaatkan. Ke depan kami juga akan buka makerspace agar kreativitas mereka difasilitasi pemerintah. Misalnya kelompok desainer belum ada tempat kami akan buatkan agar mereka semakin cinta dan menjadi bagian dalam pembangunan serta kemajuan kotanya,’’ jelasnya. 

6. Ke depan pelayanan publik akan memanfaatkan robot

Ini Janji Hendi-Ita saat Debat Publik Perdana Pilkada 2020 SemarangPasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita G Rahayu mengikuti debat publik penajaman visi misi yang disiarkan secara daring. IDN Times/Anggun Puspitoningrum.

Selanjutnya, terkait layanan publik Rektor Unika Soegijapranata Semarang, Ridwan Sanjaya menanyakan apa program Hendi-Ita untuk tetap melayani masyarakat di masa pandemik, terutama untuk warga yang belum mempunyai E-KTP.

Hendi menjawab, pelayanan E-KTP memang merupakan laporan terbanyak yang masuk ke pihaknya. Selain belum tersedia blangko dari Kemendagri, pelayanan E-KTP pada masa pandemik ini dilakukan secara online. Kondisi ini membuat masyarakat tidak siap dan menganggap mekanisme online terlalu rumit. Padahal kalau dilihat secara teknologi justru lebih simpel. 

‘’Ke depan, kami akan mengembangkan robot layanan tanpa kontak sehingga lebih memberikan kemudahan bagi masyarakat dan mencegah penularan COVID-19,’’ katanya. 

Baca Juga: Hendi Petahana Pilkada Semarang Positif COVID-19, Ita Tetap Kampanye

Topic:

  • Bandot Arywono
  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya