Comscore Tracker

Nakes di Semarang Alami Efek Samping Ringan Usai Vaksin Moderna

Demam hingga linu-linu

Semarang, IDN Times - Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Kota Semarang mengalami berbagai efek samping usai menjalani penyuntikan vaksin Moderna. Para nakes tersebut sejak beberapa hari terakhir menjalani vaksinasi COVID-19 tahap ketiga sebagai lanjutan memenuhi herd immunity

1. Separuh nakes belum bisa divaksin karena baru sembuh dari infeksi COVID-19

Nakes di Semarang Alami Efek Samping Ringan Usai Vaksin Modernailustrasi tenaga kesehatan (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Kepala Puskesmas Pandanaran, dr Nur Dian Rahmawati, mengatakan terdapat 50 nakes yang menjalani vaksinasi Moderna. Namun dari jumlah tersebut, hanya 25 orang yang mengikuti penyuntikan vaksin moderna karena telah memenuhi syarat kesehatan. 

"Di Puskesmas Pandanaran hanya separuh nakes yang sudah disuntik vaksin Moderna. Yang sisanya ditunda karena baru sebulan sembuh dari infeksi COVID-19. Ada kurang lebih 20 orang lainnya yang disuntik vaksin moderna tiga bulan lagi," ujar Dian kepada IDN Times melalui sambungan telepon, Jumat (20/8/2021).

Baca Juga: 3 Jenis Vaksin Tiba di Jateng, Nakes dan Lansia Siap Disuntik Lagi

2. Para nakes yang disuntik Moderna merasa demam dan linu

Nakes di Semarang Alami Efek Samping Ringan Usai Vaksin Modernailustrasi demam (IDN Times/Mardya Shakti)

Ia mengungkapkan saat ini sebagian besar nakesnya mengalami efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dari vaksin Moderna dengan gejala yang ringan. Beberapa gejala yang dirasakan mulai dari terasa demam, pegal-pegal pada lengan tangannya hingga linu. 

Ia mengaku gejala yang dirasakan nakes tergolong masih aman sehingga tetap diperbolehkan bekerja lagi. 

"Yang kena KIPI gejalanya macam-macam. Rata-rata ada yang berasa demam, pegal, nggreges-nggreges sampai linu. Teman-teman nakes sih bilangnya efek sampingnya Moderna lebih terasa ketimbang Sinovac. Cuman sifatnya gejala ringan. Mereka juga sudah bisa bekerja lagi. Jadi masih aman," ungkapnya. 

3. Puskesmas Pandanaran dapat jatah 14 vial vaksin Moderna

Nakes di Semarang Alami Efek Samping Ringan Usai Vaksin ModernaTenaga kesehatan menunjukkan vaksin COVID-19 Moderna. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Di Pandanaran, Dian menyebut vaksinasi Moderna masih berlanjut hingga beberapa bulan ke depan. Pihaknya selama ini mendapatkan jatah vaksin Moderna sebanyal 14 vial. "Untuk satu vialnya bisa disuntikan bagi 5 orang," katanya. 

4. Puskesmas Karangayu beri obat pereda demam bagi warga yang divaksin Moderna

Nakes di Semarang Alami Efek Samping Ringan Usai Vaksin ModernaKondisi Puskesmas Karangayu Semarang saat ada program vaksinasi. IDN Times/Fariz Fardianto

Sedangkan, dr Wahyoto, Kepala Puskesmas Karangayu berkata animo masyarakat yang mengikuti vaksinasi Moderna saat ini cukup tinggi. Bahkan sejumlah warga rela menunggu antrean vaksin sejak pukul 08.00 WIB.

"Kita sudah beberapa hari menjalani vaksin Moderna. Seluruh nakes dan tenaga perawat yang berjejaring dengan Puskesmas Karangayu juga disuntik Moderna. Selain itu sejumlah masyarakat juga divaksin. Untuk efek sampingnya memang beberapa orang merasa demam dua hari. Tapi setelah kita beri obat pereda panas, Allhamdullilah sudah pada sembuh," terangnya kepada IDN Times. 

5. Penyuntikan vaksin Sinopharm di Karangayu akan dimulai pekan depan

Nakes di Semarang Alami Efek Samping Ringan Usai Vaksin ModernaPetugas kesehatan menyiapkan suntikan vaksin virus corona (COVID-19) buatan Sinopharm, di Lima, Peru, Selasa (9/2/2021) (ANTARA FOTO/REUTERS/Sebastian Castaneda)

Ia mengatakan untuk penyuntikan vaksin Sinopharm bagi para difabel akan dimulai Rabu dan Kamis pekan depan. Kini pihaknya sudah mendata belasan difabel yang bakal disuntik vaksin Sinopharm. 

"Saya berharap masyarakat segera melakukan vaksinasi sehingga bisa meningkatkan kekebalan tubuhnya. Para difabel pekan depan juga akan disuntik Sinopharm. Sementara ini belum ada kendala sama sekali," paparnya. 

Baca Juga: Ganjar Ngaku Tambah Vaksin Setiap Minggu, Sinopharm Disuntikan ke Difabel

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya