Semarang, IDN Times - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah menganggap keberadaan sekolah virtual bisa menolong anak-anak dari keluarga miskin agar dapat mengenyam pendidikan yang setara dengan siswa pada umumnya. Sebab, saat ini terdapat 45.000 anak yang putus sekolah karena terganjal persoalan biaya.
"Sekolah virtual ini solusi agar anak-anak miskin yang tidak sekolah, bisa tetap melanjutkan belajarnya dengan baik. Mereka yang ikut sekolah virtual semuanya gratis, kami berikan fasilitas berupa handphone dan juga beasiswa," kata Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Jateng, Padmaningrum dalam keterangan yang didapat IDN Times, Rabu (14/10/2020).