Magelang, IDN Times - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan tak kurang 481 kepala daerah dan 33 gubernur dalam waktu dekat dijadwalkan menjalani retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Pelaksanaan retreat berlangsung mulai 21--28 Februari 2025. Kegiatan retreat dilakukan hanya sehari setelah para kepala daerah dan gubernur terpilih periode 2025-2029 dilantik di tiap wilayahnya.
"Tadi bersama BPSDM dan gubernur Akmil kami lihat persiapan persiapan akhir jelang dilaksanakannya retreat kepala daerah yang yang akan dilantik tanggal 20. Jadi direncakan tanggal 21 para kepala daerah akan tiba di sini. Jadi diterima disambut langsung bapak gubernur Akmil," kata Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, dalam rekaman suara yang diterima IDN Times, Minggu (9/2/2025).
Ia menjelaskan apabila ditotal keseluruhan, kepala daerah dan gubernur terpilih yang mengikuti retreat sejumlah 505 orang. Rinciannya ada 481 kepala daerah dan 33 gubernur.
Lebih lanjut, ia menyatakan seluruh persiapan retreat kepala daerah sudah disusun dengan matang.
Konsep-konsep acaranya sudah ditetapkan oleh Kemendagri dan Gubernur Akmil.
"Jadi sudah disusun semuanya. Konsep acaranya, pembekalannya. Dan betul-betul kita harapkan semua kepala daerah mengikuti semua rencana kegiatan. Diminta nanti untuk disiplin tepat waktu seperti kami dulu waktu masuk kabinet merah putih," terangnya.
Retreat kepala daerah dan gubernur, katanya dimulai 21 Februari yang mana setiap rombongan kepala daerah akan diarahkan masuk melalui gerbang tengah Gedung Akmil.
Kemudian disambut Gubernur Akmil Mayjen TNI Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw dan para taruna.
"Rencana masuk tanggal 21 kemudian selesai tanggal 28. (Pintu masuk) tentu di gerbang tengah Akmil. Disambut juga para taruna ada prosesi di sana," tuturnya.
Ia menekankan pelaksanaan retreat kepala daerah hampir mirip dengan konsep retreat para menteri Kabinet Merah Putih beberapa waktu lalu. Namun khusus retreat kepala daerah nantinya disiapkan 280 tenda untuk menginap.
Bima berkata dalam satu tenda akan diisi sekitar dua sampai empat kepala daerah. Di dalam tenda juga akan disiapkan sejumlah sarana prasarana penunjang. Mulai instalasi listrik, sanitasi air, kamar mandi, tempat tidur.
"Ada 280 tenda. Satu tenda bisa diisi sampai empat orang. Ada yang dua ada yah empat kepala daerah. Ada saluran air, kamar mandi. Saat ini sudah sangat siap," urainya.
