Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Langkah Eksplorasi Itinerary 1 Hari di Semarang Paling Efisien
Lalu lintas di Gereja Blenduk Kawasan Kota Lama Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
  • Rute wisata satu hari di Semarang disusun berurutan secara geografis dari Kota Lama hingga Simpang Lima untuk memangkas waktu perjalanan.

  • Kombinasi destinasi mencakup bangunan kolonial, kuliner autentik Pecinan, perkampungan instagramable, hingga landmark sejarah Lawang Sewu.

  • Mengunjungi Lawang Sewu pada sore hari memberikan keuntungan pemandangan golden hour sekaligus pendar lampu megah saat malam.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Semarang, kita bisa jalan-jalan sehari. Pagi lihat Kota Lama dan Gereja Blenduk. Siang makan lumpia di Pecinan. Lalu foto rumah warna-warni di Kampung Pelangi. Sore pergi ke Lawang Sewu saat matahari mulai turun. Malam makan di Simpang Lima dan naik sepeda lampu. Tempat-tempatnya dekat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah merasa bingung saat ingin berlibur singkat ke luar kota tetapi cuma punya waktu akhir pekan yang terbatas? Keresahan ini kerap menghampiri para pekerja sibuk yang merindukan suasana baru tanpa harus mengambil cuti kerja.

Kabar baiknya, Kota Lumpia menyimpan deretan tempat ikonik yang letaknya saling berdekatan. Buat kamu yang ingin menikmati petualangan padat, efisien, dan tetap estetis, yuk intip rute one-day trip di Semarang berikut ini!

1. Pagi Syahdu Menyusuri Arsitektur Kolonial Kota Lama

Lalu lintas di Gereja Blenduk Kawasan Kota Lama Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Mulailah petualangan sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan Kota Lama Semarang saat udara masih sejuk dan jalurnya tenang. Kamu bisa menyusuri area pedestrian, mengagumi kemegahan atap kubah Gereja Blenduk, santai di Taman Srigunting, serta berfoto di depan Gedung Marba yang bercorak merah bata eksentrik.

Memasuki pukul 09.30 WIB, rehat sejenak sambil menikmati coffee break di kafe berarsitektur kolonial seperti Spiegel Bar & Bistro. Kamu juga bisa merasakan suasana tenang di kafe perpustakaan tersembunyi Library Cafe John Dijkstra.

2. Siang Hari Kulineran di Pecinan Semarang

Ilustrasi gerbang masuk kawasan Pecinan Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Hanya berjarak lima hingga sepuluh menit berkendara ke arah selatan, kamu akan tiba di kawasan Pecinan yang kental dengan nuansa budaya. Pukul 11.00 WIB adalah waktu tepat untuk berburu makan siang kuliner autentik lokal.

Cicipi sajian lumpia tertua yang legendaris di Lumpia Gang Lombok yang berlokasi persis di samping kelenteng kuno. Jika berkunjung di akhir pekan, kamu juga bisa bergeser sedikit untuk mencicipi aneka jajanan di area Pasar Semawis.

3. Berburu Foto Ciamik di Kampung Pelangi

Suasana Kampung Pelangi Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Perjalanan berlanjut pukul 13.00 WIB menuju Kampung Pelangi Semarang. Destinasi unik ini menawarkan deretan rumah warga di perbukitan yang dihiasi cat warna-warni cerah dan seni mural kreatif.

Menyusuri anak tangga di antara pemukiman warga akan memberikan banyak sudut foto instagramable. Cahaya matahari siang menjadi momen terbaik untuk mengabadikan visual deretan rumah warna-warni secara maksimal.

4. Sore Magis dan Tur Sejarah di Lawang Sewu

Ilustrasi lanskap Lawang Sewu di Kota Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Memasuki pukul 15.00 WIB, meluncurlah ke landmark paling ikonis di kota ini, yaitu Lawang Sewu. Datang di sore hari menyajikan suasana golden hour indah saat berkas cahaya menembus arsitektur kaca patri lorong megah.

Kamu bisa menyaksikan transformasi bangunan ini menjadi sangat eksotis saat lampu sorot dinyalakan pukul 17.30 WIB. Jangan lupa menyewa pemandu lokal resmi agar mendapat wawasan sejarah asli era NIS Belanda tanpa terdistraksi mitos mistis.

5. Malam Santai dan Wisata Kuliner di Simpang Lima

ilustrasi simpang lima (instagram.com/mariogatravel)

Tutup petualangan satu hari kamu mulai pukul 18.30 WIB dengan menikmati suasana malam pusat kota di Simpang Lima Semarang. Area alun-alun ini menjadi pusat berkumpulnya warga lokal dan wisatawan di malam hari.

Nikmati makan malam lesehan street food yang ramah kantong, seperti Nasi Ayam Bu Puji atau Tahu Gimbal dengan siraman bumbu kacang petis yang gurih. Kamu juga bisa menyewa sepeda hias lampu neon untuk berkeliling mengitari lapangan alun-alun.

Rute perjalanan satu hari di Semarang terbukti sangat efisien, hemat biaya, dan memberikan pengalaman wisata yang lengkap tanpa membuang banyak waktu di jalan.

Apakah kamu sudah siap mengemas tas untuk mencoba rute one-day trip Semarang akhir pekan ini? Tulis pendapat atau rencana perjalanan kamu di kolom komentar ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article