Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa seseorang yang tampak sangat percaya diri terkadang justru terkesan egois dan kurang peka? Sebaliknya, ada pula individu yang percaya diri namun tetap mampu menghargai orang lain. Meskipun istilah "narsistik" dan "percaya diri" sering terdengar, keduanya memiliki makna yang sangat kontradiktif.
Membedakan antara kepercayaan diri yang sehat dengan gangguan narsistik terkadang membingungkan. Pemahaman akan perbedaan ini sangat krusial agar kamu dapat mengenali karakter diri sendiri dan lingkungan sekitar dengan lebih baik. Kepercayaan diri bersifat positif dan membangun, sedangkan narsisisme cenderung merusak hubungan sosial.
Berikut adalah ulasan mengenai lima perbedaan utama antara sifat narsistik dan percaya diri untuk membantumu mengidentifikasi karakter yang sesungguhnya.
