Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Tipe Cowok di Dating App yang Wajib Di-Swipe Left Tanpa Pikir Panjang
ilustrasi cowok (unsplash.com/Alex Suprun)
  • Artikel menekankan pentingnya menyaring profil dating app secara ketat untuk menghemat waktu dan menjaga energi emosional dari interaksi yang berpotensi tidak sehat.

  • Red flag dapat terlihat dari profil narsis, bio sinis, akun tanpa wajah, ajakan kasual cepat, sikap minder, promosi media sosial, hingga komunikasi minim usaha.

  • Pengguna dianjurkan mempercayai intuisi, swipe left atau unmatch saat merasa tidak nyaman, serta mengutamakan transparansi dan kontribusi komunikasi yang seimbang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
5 menit pertama

Obrolan dengan tipe Si Pemburu Kilat langsung mengarah ke topik fisik atau ajakan bertemu di tempat privat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Uraian mengenai tujuh tipe profil pria di aplikasi kencan yang disarankan untuk di-swipe left atau di-unmatch karena dinilai menunjukkan tanda peringatan dalam foto, bio, dan percakapan.
  • Who?
    Pengguna aplikasi kencan, khususnya perempuan, serta pria dengan profil narsis, bio sinis, tanpa foto wajah, pencari hubungan kasual, minder, pencari pengikut, dan minim usaha berkomunikasi.
  • Where?
    Di aplikasi kencan dan interaksi daring, dengan Surakarta disebut sebagai lokasi saat pengguna menjelajahi aplikasi.
  • When?
    Saat pengguna menggunakan aplikasi kencan, melihat profil, melakukan match, atau memulai percakapan dengan pengguna lain.
  • Why?
    Penyaringan profil dianjurkan untuk menghemat waktu, menjaga energi emosional, menghindari interaksi yang tidak nyaman, serta melindungi ketenangan mental saat mencari pasangan.
  • How?
    Pengguna dapat memeriksa foto, bio, dan pola komunikasi; kemudian menekan swipe left atau unmatch bila menemukan tanda seperti sikap agresif, identitas tidak transparan, atau komunikasi yang mengarah ke fisik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat main aplikasi cari teman, kita bisa menjauh dari cowok yang cuma suka dirinya, suka marah pada perempuan, atau tidak mau tunjukkan wajah. Kita juga bisa hati-hati pada yang cuma mau bertemu cepat, minta dikasihani, cari pengikut, atau malas ngobrol. Kalau terasa tidak enak, tekan swipe left.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penyaringan profil yang tegas dapat menjadikan pengalaman di aplikasi kencan lebih terarah dan menjaga energi emosional tetap bernilai. Dengan memperhatikan keterbukaan, cara berkomunikasi, serta kesediaan membangun percakapan timbal balik, pengguna memiliki ruang lebih besar untuk memprioritaskan koneksi yang jujur, nyaman, dan saling menghargai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mencari pasangan yang tepat di dating app sering kali terasa seperti mencari jarum di tumpukan jerami? Menggeser layar ponsel demi menemukan koneksi yang jujur memang butuh strategi psikologis agar tak terjebak dalam hubungan yang menguras emosi.

Beberapa pria sering memperlihatkan tanda bahaya (red flags) sejak awal, mulai dari foto profil, isi bio, hingga gaya membalas pesan. Biar waktu dan energi mentalmu tidak terbuang sia-sia, yuk kenali tujuh tipe cowok di aplikasi kencan yang wajib langsung di-swipe left!

1. Si Pemuja Diri (The Ultra-Narcissist)

Ilustrasi cowok (Pixabay/Cuncon)

Semua foto di profilnya didominasi aksi selfie di depan cermin sambil memamerkan otot perut, foto barang mewah, atau foto yang diedit berlebihan. Bionya sering kosong atau hanya diisi akun media sosial.

Tipe ini menggunakan dating app hanya sebagai alat validasi ego. Saat mengobrol, arah percakapan akan selalu berputar pada kehebatan dirinya sendiri tanpa ada kapasitas empati untuk mendengarkan ceritamu.

2. Si Pahit Hati (The Bitter Bio)

Ilustrasi cowok ngobrol (Pexels/Helena Lopes)

Bionya dipenuhi kalimat sinis, agresif, atau menyudutkan wanita, seperti "Gak suka cewek drama" atau "Cewek zaman sekarang cuma mandang fisik dan harta".

Kalimat tersebut adalah bukti nyata adanya unresolved baggage dari masa lalu. Dia memproyeksikan rasa sakit hatinya kepada orang baru, yang berpotensi menjebakmu dalam dinamika hubungan penuh curiga dan melelahkan secara mental.

3. Si Misterius yang Mencurigakan (The Faceless Ghost)

Ilustrasi cowok tersenyum (unsplash.com/JD Chow)

Tidak ada satu pun foto wajah yang jelas di profilnya. Isi fotonya hanya pemandangan, kendaraan, animasi, atau tampak belakang dengan bio yang sangat minim informasi.

Di era digital, transparansi adalah kunci keamanan utama. Pria yang menyembunyikan wajahnya berisiko sudah memiliki pasangan di dunia nyata, menggunakan akun palsu, atau tidak serius membangun koneksi yang jujur.

4. Si Pemburu Kilat (The Direct Subtext)

ilustrasi cowok tersenyum (unsplash.com/DISRUPTIVO)

Bionya mengandung kode hubungan kasual seperti "Casual only" atau "No strings attached". Jika match, obrolannya dalam 5 menit pertama akan langsung mengarah ke topik fisik atau ajakan bertemu malam itu juga di tempat privat.

Kecuali jika kamu memang mencari hubungan jangka pendek, tipe ini tidak akan pernah meluangkan waktu untuk membangun deep talk atau koneksi emosional yang serius.

5. Si Pengemis Cinta (The Self-Deprecating Pity Party)

Ilustrasi cowok lucu (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Bionya bernada minder demi memancing rasa iba, contohnya "Gak ganteng sih, tapi penyayang kok" atau "Mungkin gak ada yang mau swipe right cowok kayak aku".

Ini adalah indikator kuat dari rasa tidak aman (insecurity) tingkat akut. Berhubungan dengannya berisiko membuatmu terjebak menjadi "penyelamat emosional" yang harus terus-menerus meyakinkan harga dirinya.

6. Si Kolektor Media Sosial (The Follower Fisher)

ilustrasi cowok bekerja (pexels.com/Michael Burrows)

Bionya sangat singkat dan hanya bertuliskan kalimat seperti "Rarely active here, hit me up on IG: @username" atau meminta langsung pindah ke pesan privat media sosial.

Pria tipe ini tidak berniat mencari pasangan secara serius di aplikasi. Dia hanya memanfaatkan dating app sebagai wadah promosi gratis untuk meningkatkan angka followers atau tingkat engagement media sosial pribadinya.

7. Si Bossy Tanpa Usaha (The Low-Effort King)

Ilustrasi cowok percaya diri (unsplash.com/J. Balla Photography)

Profilnya hanya diisi foto buram, bionya kosong, atau hanya bertuliskan "Just ask". Saat mengobrol, dia hanya membalas singkat dan selalu menunggu kamu yang membuka topik percakapan.

Hubungan yang sehat membutuhkan kontribusi timbal balik yang seimbang. Jika di fase awal saja dia sudah malas berusaha untuk menjaga alur obrolan, bisa dipastikan dia akan menjadi pasangan yang pasif dan cuek di masa depan.

Aturan Emas: Percayai Intuisimu

ilustrasi cowok di kafe (pexels.com/cottonbro)

Aplikasi kencan didesain untuk memberimu banyak pilihan. Saat berjelajah dan menemukan satu saja indikasi di atas yang memicu perasaan tidak nyaman (gut feeling), jangan ragu untuk langsung menekan tombol swipe left atau unmatch. Melindungi kedamaian mentalmu jauh lebih penting daripada bersikap tidak enak hati pada orang asing di internet.

Menyeleksi interaksi secara tegas adalah langkah awal terbaik untuk menemukan pasangan yang benar-benar berkualitas dan menghargaimu.

Dari ketujuh tipe cowok di atas, mana profil yang paling sering kamu temui saat bermain dating app belakangan ini? Ceritakan pengalamanmu di kolom komentar, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article