Sejumlah penumpang berada di Kereta Api (KA) Argo Merbabu di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (21/12/2025). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Luthfi mengungkapkan, Jawa Tengah menjadi salah satu destinasi utama pergerakan masyarakat pada libur akhir tahun 2025. Realisasi jumlah pendatang hampir mendekati prediksi Kementerian Perhubungan yang memperkirakan 8,7 juta orang akan bergerak di wilayah Jateng.
“Pada 20-31 Desember 2025 sudah 8,6 juta masyarakat tumplek blek (tumpah ruah) ke wilayah Jawa Tengah," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (1/1/2026).
Demi menjaga kondusivitas di tengah padatnya mobilitas warga, sebanyak 10.112 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, serta instansi terkait diterjunkan. Para petugas disebar ke berbagai titik strategis, mulai dari pos terpadu, pos pelayanan, pos pengamanan, gereja, objek wisata, hingga jalur rawan kemacetan.
Luthfi juga mengapresiasi jajaran keamanan yang telah bekerja keras.
"Terima kasih kepada Kapolda dan Pangdam serta seluruh stakeholder yang telah memberikan pelayanan masyarakat selama libur Nataru. Semoga Jawa Tengah tetap kondusif agar semua kegiatan berjalan lancar," tambahnya.