Walikota Solo, Respati Ardi meninjau kawasan terdampak banjir di Joyontakan, Solo. (Dok/Prokompim Pemkot Solo)
Sekda Surakarta, Budi Murtono mengatakan, untuk banjir di Kota Solo sudah mulai surut. Ia mengatakan penyebab banjir di kawasan yang dilewati aliran Sungai Jenes seperti di Laweyan, Tipes, Panularan, Sondakan, Bumi, Pajang, dan Kratonan diprediksi karena belum ada talud. Salah satu yang terdampak yakni wilayah RT 03 RW 15, Tipes, Serengan.
"Ya masih ada yang di aliran Sungai Jenes ini yang belum bertanggul, belum ada taludnya ini rata-rata semua terkena dampak banjir,” ujarnya.
Sementara itu, Walikota Solo Respati Ardi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD dan PMI untuk segera melakukan evakuasi dan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. Pihaknya juga terus mengoptimalkan pompa air dan memantau debit aliran sungai.
“Banjir di Solo ini banyak terdampak di rumah-rumah yang dilewati Kali Jenes, itu yang kena dampak. Dan dampak dari kabupaten sekitar kita pantau pintu-pintu air dari Wonogiri dan juga Sukoharjo, dan hari ini kita stand by untuk menjaga dan kami menghimbau masyarakat untuk menghubungi lurah dan camat masing-masing, dan kami juga menurunkan BPBD di sepanjang titik-titik,” jelasnya.