Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi longsor (vecteezy.com/Montian Noowong)
Ilustrasi longsor (vecteezy.com/Montian Noowong)

Intinya sih...

  • Akses jalan menuju Desa Tempur, Jepara telah terbuka setelah penanganan bencana tanah longsor.

  • Listrik yang sebelumnya padam total akibat longsor kini telah menyala kembali.

  • Pemerintah Kabupaten Jepara berupaya membuka jalur alternatif untuk mencegah warga Desa Tempur terisolasi akibat terputusnya akses jalan utama.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jepara, IDN Times - Pemkab Jepara menyebutkan penanganan bencana tanah longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara hingga Minggu (11/1/2026) malam aliran listrik yang sebelumnya padam total akibat longsor kini telah menyala kembali.

Melansir dari website resmi Pemkab Jepara, akses jalan yang sebelumnya tertutup material longsor kini mulai bisa dilalui. Bupati Jepara Witiarso Utomo yang turun meninjau lokasi mengatakan pihaknya memastikan seluruh elemen penanganan bencana,mulai alat berat, petugas teknis, hingga logistik bekerja maksimal untuk memulihkan kondisi. "Prioritas utama pemerintah dalah membuka isolasi wilayah dan memulihkan utilitas dasar. Alhamdulillah, listrik sudah menyala dan akses jalan mulai terbuka," ujar Bupati.

Camat Keling Lulut Andi Arianto mengatakan terbukanya akses jalan sangat vital untuk mempercepat masuknya bantuan dan peralatan. "Terbukanya akses sangat vital mempercepat masuknya bantuan dan peralatan. Dengan listrik yang udah menyala,kami optimis pemulihan desa Tempur bisa lebih cepat," katanya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, berupaya membuka jalur alternatif untuk mencegah warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, terisolasi akibat terputusnya akses jalan utama akibat bencana tanah longsor di sejumlah titik.

Camat Keling Lulut Andi Andriyanto di Jepara, mengutip dari kantor berita Antara Minggu (11/1/2026), mengatakan saat ini pemerintah bersama sejumlah pihak tengah melakukan asesmen untuk membuka jalur alternatif melalui Medono-Kadalan yang tidak melewati titik-titik longsor.

"Untuk membuka jalur alternatif Medono-Kadalan yang tidak melewati lokasi longsor, saat ini sedang dilakukan asesmen oleh Jip Tanbu Community (JTC), BPBD, serta relawan, untuk memastikan kelayakan jalur alternatif Medono-Kadalan sebagai akses darurat bagi masyarakat," ujarnya.

Berdasarkan laporan update tanggap bencana pada Minggu pagi, kondisi cuaca di wilayah terdampak terpantau hujan dengan intensitas sedang disertai angin cukup kencang. Meski demikian jalur Damarwulan-Kaliombo dan Medani-Kaliombo dilaporkan sudah bisa dilalui, dengan catatan tetap mewaspadai potensi longsor susulan.

Editorial Team