Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_5991.jpeg
Warga mencicipi menu MBG dari dapur SPPG Penumping yang dibagikan di Kalipepe Land saat acara malam tahun baru. (IDN Times/Larasati Rey)

Intinya sih...

  • Bagikan 20 ribu makan bergizi gratis dan uang Rp 50ribu per orang dari 8 dapur SPPG

  • Showcase menu dari dapur SPPG miliknya untuk mengenalkan menu MBG kepada masyarakat

  • Aksi kepedulian disambut antusias oleh warga, salah seorang warga senang bisa mencicipi menu MBG

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Boyolali, IDN Times - Acara unik digelar oleh Kalipepe Land saat malam pergantian tahun. Meski pemerintah meminta untuk tidak ada pesta kembang api saat malam pergantian tahun, namun Owner Kalipepe Land Puspo Wardoyo memilih mengelar aksi kepedulian kepada para pengunjung dan warg sekitar Kalipepe Land di Gagaksipat, Boyolali, Jawa Tengah.

1. Bagikan 20 ribu makan bergizi gratis.

Warga mencicipi menu MBG dari dapur SPPG Penumping yang dibagikan di Kalipepe Land saat acara malam tahun baru. (IDN Times/Larasati Rey)

Dalam aksinya, Puspo Wardoyo membagikan 20 ribu makan bergizi gratis (MBG) beserta uang Rp 50ribu per orang dari 8 dapur SPPG yang dikelolanya. Ia mengatakan aksi ini sebagai bentuk kepedulian sekaligas menengenalkan menu-menu MBG kepada masyarakat.

“Ya kita bagikan 20.000 kupon bisa ditukar makanan, minuman dan sejumlah uang sebagai amal jariah. Semoga bermanfaat," ungkap Puspo, Kamis (31/12/2025) malam.

2. Sebagai showcase menu dari dapur SPPG miliknya.

Founder Yayasan Bagun Gizi Nusantara dan Wong Solo Grup, Puspo Wardoyo. (IDN Times/Larasati Rey)

Lebih lanjut, Puspo mengatakan aksi ini sekaligus sebagai kampanye mengenalkan menu MBG yang selama ini diterima oleh siswa-siswi sekolah. Ia mengatakan ada 8 dapur SPPG meliputi 2 dapur di SPPG Gagaksipat 1, 2 dapur SPPG Gagaksipat 2, 2 dapur SPPG Purbayan, dan 2 dapur SPPG Penumping.

“Ya ini untuk mengenalkan kepada masyarakat menu-menu MBG ke masyarakat, harapannya masyarakat bisa mencicipi apa yang dikonsumsi oleh anak-anak selama ini,” ungkap Puspo.

Melalui Yayasan Bangun Gizi Nusantara miliknya, telah mengelola 8 dapur SPPG yang tersebar di Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Sukoharjo. Ditanya apakan akan membangun dapur lagi di tahun 2026, Puspo mengaku tidak, ia memilih menjadi konsultan SPPG lantaran dapur miliknya telah menjadi pilot project standar dapur SPPG se Indonesia.

“Tidak kita jadi konsultan saja membantu pengolala lain untuk membangun dapur, mengelola makanan, hingga memilih menu agar berstandar,” jelas pengusaha kuliner tersebut.

3. Disambut antusias oleh warga.

Pentas musik di Kalipepe Land, Boyolali. (IDN Times/Larasati Rey)

Aksi kepedulian ini disambut baik oleh warga, salah seorang warga asal Colomadu, Tika (28) mengaku senang bisa mencicipi menu MBG, menurutnya selama ini ia penasaran dengan menu-menu MBG yang disajikan oleh pemerintah.

“Ya senang ya apalagi ini kan menu yang dikonsumsi adik-adik sekolah, enak dan beragam ada susu, roti, buah, hingga telur juga ada,” ungkapnya.

Selain mengelar aksi kepedulian, di malam pergantian tahun Kalipepe Land juga mengelar pentas musik dengan menghadirkan beragam penyanyi untuk menghibur warga hingga penghujung tahun 2025.

Editorial Team