Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Alasan OJK Jateng Gabungkan BPR Mulyo Lumintu dan Danarakyat Sentosa di Magelang
Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
  • OJK menyetujui penggabungan PT BPR Mulyo Lumintu ke PT BPR Danarakyat Sentosa di Magelang melalui keputusan bernomor KEP-75/D.03/2026, yang diterbitkan 8 Oktober 2026.

  • Persetujuan diberikan setelah evaluasi ketat atas permodalan, tata kelola, risiko, kinerja keuangan, kesiapan operasional, serta standar pelindungan konsumen kedua BPR.

  • Setelah penggabungan efektif, seluruh hak dan kewajiban BPR Mulyo Lumintu beralih ke BPR Danarakyat Sentosa, dengan layanan nasabah tetap berjalan normal dan perlindungan konsumen dijamin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
8 Oktober 2026

OJK menerbitkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Nomor KEP-75/D.03/2026 yang menyetujui penggabungan PT BPR Mulyo Lumintu ke dalam PT BPR Danarakyat Sentosa.

Selasa (13/10)

Surat keputusan penggabungan diserahkan di Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah kepada pengurus BPR di Kabupaten Magelang.

Jumat (16/10/2026)

Kepala OJK Jawa Tengah menjelaskan penggabungan ditujukan untuk memperkuat kelembagaan, permodalan, dan daya saing BPR.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    OJK menyetujui penggabungan PT BPR Mulyo Lumintu ke dalam PT BPR Danarakyat Sentosa, yang berkedudukan di Kabupaten Magelang.
  • Who?
    OJK, PT BPR Mulyo Lumintu, PT BPR Danarakyat Sentosa, serta Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo terlibat dalam proses penggabungan tersebut.
  • Where?
    Penggabungan melibatkan dua BPR yang berkedudukan di Kabupaten Magelang. Surat keputusan diserahkan di Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah.
  • When?
    Keputusan OJK bernomor KEP-75/D.03/2026 tertanggal 8 Oktober 2026. Surat keputusan diserahkan pada 13 Oktober 2026, dan keterangan disampaikan pada 16 Oktober 2026.
  • Why?
    Penggabungan dilakukan untuk memperkuat struktur kelembagaan, permodalan, tata kelola, kesehatan, ketangguhan, dan daya saing industri BPR.
  • How?
    OJK menyetujui penggabungan setelah evaluasi permodalan, tata kelola, risiko, keuangan, operasional, dan pelindungan konsumen. Setelah efektif, hak dan kewajiban BPR Mulyo Lumintu beralih kepada BPR Danarakyat Sentosa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
OJK mengizinkan BPR Mulyo Lumintu bergabung dengan BPR Danarakyat Sentosa di Magelang. Sekarang, semua urusan, hak, dan kewajiban BPR Mulyo Lumintu pindah ke BPR Danarakyat Sentosa. OJK sudah memeriksa banyak hal sebelum setuju. Layanan bank tetap berjalan seperti biasa, dan hak nasabah tetap dijaga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Persetujuan penggabungan ini mencerminkan proses penguatan BPR yang ditempuh dengan pengawasan ketat, mulai dari permodalan hingga pelindungan konsumen. Struktur kelembagaan yang lebih kokoh berpotensi mendukung kelancaran layanan nasabah sekaligus memperbesar kapasitas pembiayaan bagi UMKM, sehingga fungsi BPR dalam menggerakkan ekonomi daerah dapat dijalankan secara lebih optimal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Magelang, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah strategis untuk memperkuat struktur dan daya saing industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR). Langkah itu diwujudkan melalui persetujuan penggabungan PT BPR Mulyo Lumintu ke dalam PT BPR Danarakyat Sentosa.

Keputusan perizinan tersebut tertuang dalam Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-75/D.03/2026 tertanggal 8 Oktober 2026. Penyerahan surat keputusan berlangsung di Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (13/10) kepada pengurus BPR yang berkedudukan di Kabupaten Magelang tersebut.

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo menjelaskan, konsolidasi itu merupakan upaya membangun industri yang lebih sehat, tangguh, dan berdaya saing melalui penguatan struktur kelembagaan, permodalan, serta tata kelola usaha.

"Dengan kelembagaan dan permodalan yang bertambah kuat, BPR diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penyaluran pembiayaan kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sekaligus menjalankan fungsi intermediasi secara lebih optimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan," papar Hidayat dilansir keterangan resminya, Jumat (16/10/2026).

Sebelum merestui aksi korporasi ini, OJK mengevaluasi dengan komprehensif secara ketat. Aspek penilaian mencakup kelayakan permodalan, tata kelola perusahaan, manajemen risiko, kinerja keuangan, kesiapan operasional, hingga standar pelindungan konsumen.

Pascapenggabungan efektif, seluruh hak dan kewajiban PT BPR Mulyo Lumintu otomatis beralih kepada PT BPR Danarakyat Sentosa. Proses transisi ini wajib berpegang teguh pada prinsip pelindungan konsumen, sehingga layanan perbankan tetap berjalan normal dan pemenuhan hak maupun kewajiban nasabah terjamin sepenuhnya.

OJK terus mendorong transformasi industri BPR agar siap menghadapi dinamika ekonomi pada tingkat global maupun regional. Tantangan eksternal seperti perkembangan teknologi dan perubahan preferensi masyarakat menuntut BPR untuk cepat beradaptasi di tengah iklim persaingan yang lebih ketat.

Pada ranah internal, setiap BPR harus memperkuat permodalan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan manajemen risiko demi menjaga keberlanjutan bisnis. Melalui serangkaian penguatan itu, BPR diharapkan terus berkontribusi dalam memperluas akses keuangan bagi sektor UMKM dan memacu roda perekonomian nasional.

Curated For You

Editorial Team

Related Article