Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Stasiun Poncol Semarang saat hujan melanda pagi ini. (IDN Times/Dok Humas Daop 4 Semarang)

Semarang, IDN Times - Perjalanan empat kereta api yang menjelajah Stasiun Tawang Semarang tersendak menyusul adanya banjir yang merendam sepanjang jalur ruas Pantura Jawa Tengah.

Empat kereta api yang perjalanannya terhambat rata-rata saat ini masih berada di Stasiun Tawang dan Stasiun Kaliwungu. 

“Untuk perjalanan KA, sampai saat ini ada 4 perjalanan KA penumpang yang mengalami keterlambatan,” kata Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Ixfan Hendri Wintoko dalam keterangan resminya, Sabtu (31/12/2022). 

1. Empat kereta api terlambat berangkat selama sejam lebih

ilustrasi naik kereta api (instagram.com/whelly_k)

Keempat kereta api yang dimaksud Ixfan antara lain, KA 186 Kamandaka jurusan Tegal-Semarang Tawang yang posisinya berada di Stasiun Weleri dengan keterlambatan 117 menit. 

Kemudian ada KA 263 Menoreh jurusan Semarang Tawang-Jakarta Kota saat ini masih berada di Stasiun Kaliwungu dengan keterlambatan 140 menit, KA 189 Joglosemarkerto relasi Solo Balapan-Tegal saat ini berada di Stasiun Semarang Tawang dengan keterlambatan 52 menit dan KA 267A Ambarawa Ekspress dengan relasi Surabaya Pasarturi-Semarang Poncol, yang saat ini berada di Stasiun Alastua dengan keterlambatan 34 menit.

2. Disebabkan hujan deras yang melanda Semarang dan Kendal

Ilustrasi hujan (IDN Times/Sukma Shakti)

Menurut Ixfan, gangguan perjalanan empat kereta api karena lebatnya hujan yang melanda wilayah Semarang dan Kendal sejak semalam sampai pagi tadi. 

"Kami atas nama Manajemen KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir yang terjadi di wilayah Semarang, Kendal dan sekitarnya," tambahnya. 

3. Dua jalur rel tidak bisa dilalui kereta api

Jalur jembatan rel kereta api masih dibersihkan oleh petugas gabungan dari KAISAR Daop 4 Semarang. (IDN Times/Dok Humas PT KAI Daop 4 Semarang)

Dari data yang diperoleh dari Daop 4 Semarang, hujan deras yang terus terjadi sejak Sabtu dini hari mengakibatkan banjir menggenangi beberapa jalur KA lintas utara pulau Jawa. Dampaknya kereta api yang akan melintas harus tertahan atau melintas dengan meniru kecepatan tertentu demi keselamatan.

Untuk antisipasi keselamatan perjalan KA, sampai saat ini ada dua titik yang tidak bisa dilalui perjalanan kereta api. Yaitu petak jalan Semarang Tawang-Alastua Semarang karena adanya genangan air setinggi 12 sentimeter di atas kop rel. Serta petak jalan Kaliwungu-Kalibodri Kendal karena ada luapan air dari Sungai Waridin dan mengakibatkan gogosan pada jalur rel KA. 

4. Tawang juga kebanjiran

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Sedangkan untuk kondisi di Stasiun Semarang Tawang, terjadi genangan air yang mengakibatkan pelayanan boarding penumpang dipindahkan di area pintu keluar stasiun.

“KAI telah melakukan berbagai upaya untuk normalisasi baik di jalur kereta api maupun di sekitar Stasiun Semarang Tawang. KAI juga terus berusaha mengerahkan sarana penolong dan petugas-petugas mengungkapkan untuk memperbaiki jalur akibat adanya banjir,” Ixfan.

“Kami berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA. Untuk itu, kami meminta doa dan dukungan masyarakat agar jalur kereta api yang pulih normal dan perjalanan kereta api dapat beroperasi dengan lancar," tutupnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article