Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apartemen The Alton Bidik Investor Penyewa di Kawasan Undip Tembalang
di Jalan Prof. Soedarto, Pedalangan, Banyumanik, Semarang yang membidik pasar mahasiswa, orang tua mahasiswa, profesional muda, hingga investor properti. (dok. The Alton)
  • The Alton Residence di dekat Undip Tembalang membidik mahasiswa, orang tua mahasiswa, profesional muda, dan investor melalui ekosistem hunian dengan fasilitas belajar, kebutuhan harian, serta keamanan.

  • Pengembang menawarkan unit mulai Rp400 jutaan, cicilan mulai Rp1 juta per bulan hingga 30 tahun, paket pembelian, dan proyeksi rental yield sekitar 8 persen per tahun.

  • The Alton menilai kawasan Undip memiliki basis permintaan berkelanjutan; unit dapat dihuni mahasiswa, disewakan setelah lulus, atau dijual kembali, meski hasil investasi bergantung kondisi pasar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Pengembang properti di kawasan pendidikan dan perkantoran, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang berlomba-lomba membidik investor atau penyewa. Salah satunya The Alton Residence di Jalan Prof. Soedarto, Pedalangan, Banyumanik, Semarang yang membidik pasar mahasiswa, orang tua mahasiswa, profesional muda, hingga investor properti.

1. Bangun ekosistem hunian sesuai kebutuhan penghuni

di Jalan Prof. Soedarto, Pedalangan, Banyumanik, Semarang yang membidik pasar mahasiswa, orang tua mahasiswa, profesional muda, hingga investor properti. (dok. The Alton)

Manager Marketing The Alton Residence, Putri mengatakan, lokasi dekat institusi pendidikan membuat pengembang memiliki target pasar penyewa yang lebih spesifik.

“Kami memahami bahwa investasi properti modern bukan sekadar tentang harga atau desain. Investor cerdas selalu melihat siapa yang akan menjadi pengguna atau penyewa unit tersebut,” ujarnya, Kamis (24/9/2026).

Maka itu, apartemen yang berada di kawasan Universitas Diponegoro (Undip) itu tidak hanya menawarkan lokasi yang strategis, tetapi membangun ekosistem hunian yang disesuaikan dengan kebutuhan penghuninya.

Sejumlah fasilitas yang ditawarkan antara lain Creative Cube sebagai ruang belajar bersama, kolam renang, gym, area khusus wanita, serta sistem keamanan CCTV 24 jam dan akses menggunakan kartu.

Area komersial di lantai dasar juga diisi sejumlah kebutuhan harian seperti Indomaret, laundry, dan food court.

“Ekosistem ini dirancang agar penyewa, terutama mahasiswa dan profesional muda, mendapat lebih dari sekadar hunian. Mereka mendapat lingkungan yang mendukung produktivitas dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Putri.

2. Pengembang tawarkan sejumlah paket penjualan

di Jalan Prof. Soedarto, Pedalangan, Banyumanik, Semarang yang membidik pasar mahasiswa, orang tua mahasiswa, profesional muda, hingga investor properti. (dok. The Alton)

Bagi pemilik unit yang menargetkan pasar sewa, keberadaan fasilitas tersebut menurut pengembang menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung daya tarik hunian bagi calon penyewa.

Dari sisi investasi, pihak The Alton menyebut unitnya memiliki potensi rental yield sekitar 8 persen per tahun. Angka tersebut merupakan proyeksi yang ditawarkan developer dan dikaitkan dengan permintaan hunian di sekitar kawasan Undip.

Untuk menjangkau investor dengan modal awal yang beragam, harga unit disebut mulai dari Rp400 jutaan. Tersedia pula skema cicilan mulai Rp1 juta per bulan dengan tenor hingga 30 tahun.

Pengembang juga menawarkan sejumlah paket pembelian, di antaranya free furnish, subsidi biaya akad, serta perangkat elektronik, sesuai program yang berlaku.

“Struktur ini memungkinkan investor dengan modal awal terbatas tetap dapat berinvestasi di properti dengan fundamentals kuat,” ujar Putri.

Salah satu pertimbangan investor ketika membeli apartemen adalah rencana setelah unit dimiliki. Selain menjual kembali unit, pemilik dapat memilih menyewakannya untuk memperoleh pendapatan berkala.

3. Kawasan Undip miliki demand base yang sustainable

di Jalan Prof. Soedarto, Pedalangan, Banyumanik, Semarang yang membidik pasar mahasiswa, orang tua mahasiswa, profesional muda, hingga investor properti. (dok. The Alton)

The Alton mencoba membangun positioning sebagai properti dengan target penyewa yang relatif jelas karena berada di kawasan pendidikan.

“Kawasan Undip memiliki demand base yang sustainable. Mahasiswa baru terus ada setiap tahunnya. Profesional muda juga terus bertambah di Semarang,” kata Putri.

Menurut dia, pemilik unit memiliki pilihan untuk mempertahankan aset dan mengandalkan pendapatan sewa atau menjualnya kembali ketika membutuhkan likuiditas.

Namun, besaran pendapatan sewa maupun nilai jual kembali tetap bergantung pada kondisi pasar, tingkat hunian, harga sewa, kondisi unit, serta faktor ekonomi lainnya.

4. Apartemen sebagai aset investasi

di Jalan Prof. Soedarto, Pedalangan, Banyumanik, Semarang yang membidik pasar mahasiswa, orang tua mahasiswa, profesional muda, hingga investor properti. (dok. The Alton)

Selain investor yang sejak awal mencari aset produktif, The Alton juga membidik orang tua mahasiswa yang membeli unit untuk kebutuhan hunian anak selama menempuh pendidikan di Semarang.

Putri mengatakan, setelah anak menyelesaikan kuliah, unit tersebut tidak harus langsung dijual. Pemilik dapat mempertimbangkan untuk mengalihfungsikannya sebagai aset sewa bagi mahasiswa berikutnya.

“Kami ingin mengubah mindset orang tua. Mereka tidak harus menjual unit. Aset ini bisa work for them dalam jangka panjang,” tuturnya.

Dengan konsep tersebut, The Alton Residence memposisikan unit apartemen tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai aset yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan investasi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article