Semarang, IDN Times – Puncak arus balik Lebaran 2026 mulai terlihat di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung. Berdasarkan data terbaru per Senin (23/3) malam, arus kendaraan yang meninggalkan Kota Semarang menuju Jakarta didominasi tren angka di atas 2.000 unit per jam.
Kontras dengan kepadatan arah Jakarta, jalur masuk menuju Semarang justru mengalami "pengosongan" signifikan pada jam-jam malam. Data trafik menunjukkan penurunan drastis kendaraan dari arah Barat. Jika pada siang hari masih menyentuh 2.000 kendaraan, memasuki pukul 20.00-21.00 WIB, jumlahnya merosot tajam hingga hanya tersisa 53 kendaraan per jam.
Kepala Pospam GT Kalikangkung, AKP Dimas Arief Wicaksono, mengungkapkan bahwa total volume kendaraan yang bergerak ke arah Jakarta sejak pagi hingga malam mencapai 39.223 unit. Angka ini menunjukkan lompatan besar dibandingkan hari sebelumnya.
"Dibandingkan Minggu (22/3), trafik arus balik naik signifikan. Kemarin, dalam durasi 15 jam yang sama, volume kendaraan hanya berada di angka 23.761," jelas AKP Dimas.
Statistik Trafik Keluar Semarang (Senin, 23 Maret 2026):
Berikut adalah rincian fluktuasi kendaraan yang keluar melalui GT Kalikangkung pada periode krusial:
16.00 – 17.00 WIB: 2.785 kendaraan
17.00 – 18.00 WIB: 2.861 kendaraan
18.00 – 19.00 WIB: 2.172 kendaraan
19.00 – 20.00 WIB: 2.465 kendaraan
20.00 – 21.00 WIB: 2.381 kendaraan
Sementara itu, rekapitulasi kendaraan dari arah Jakarta menuju Semarang tercatat sebanyak 20.038 unit selama 15 jam pemantauan. Meski sempat menyentuh angka 1.500 kendaraan di siang hari, arus ini nyaris terhenti saat malam tiba, memberikan ruang bagi petugas untuk lebih fokus pada manajemen arus balik yang diprediksi akan terus meningkat hingga tengah malam.
