Semarang, IDN Times – Memasuki hari keenam masa angkutan Lebaran 2026 yang dimulai pada 11 Maret 2026, arus penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang didominasi oleh kedatangan penumpang. Kondisi itu menajdikan wilayah Daop 4 Semarang sebagai salah satu destinasi utama para pemudik untuk kembali ke kampung halaman.
Arus Mudik 2026: Penumpang Turun Dominasi Stasiun Daop 4 Semarang

1. Semarang jadi kota tujuan
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, tingginya angka kedatangan di sejumlah stasiun menandakan kawasan pantai utara (Pantura) Jawa Tengah merupakan daerah asal bagi banyak perantau yang bekerja di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.
“Pada masa mudik ini, jumlah penumpang yang turun di stasiun-stasiun wilayah Daop 4 lebih tinggi dibandingkan dengan penumpang yang berangkat. Hal ini karena wilayah Daop 4 Semarang merupakan daerah asal bagi banyak masyarakat yang merantau dan pulang ke kampung halaman saat Lebaran,” katanya Luqman di Semarang, Senin (16/3/2026).
2. Rincian volume penumpang Daop 4 Semarang
Sejumlah stasiun yang mencatat volume kedatangan penumpang cukup tinggi meliputi Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Pemalang, Ngrombo, hingga Cepu.
Selama enam hari pertama masa angkutan Lebaran, total pergerakan penumpang mencapai 256.616 orang, dengan rincian 119.473 penumpang naik (berangkat) dan 137.143 penumpang turun (datang).
Berikut adalah rincian data per harinya:
11 Maret 2026: 11.884 naik | 14.111 turun
12 Maret 2026: 14.552 naik | 17.047 turun
13 Maret 2026: 23.653 naik | 22.412 turun
14 Maret 2026: 26.321 naik | 28.568 turun
15 Maret 2026: 24.555 naik | 28.564 turun
16 Maret 2026: 18.512 naik | 26.659 turun.
3. Intensif koordinasi dengan aparat
Merespons peningkatan jumlah kedatangan tersebut, Luqman menambahkan, manajemen KAI Daop 4 Semarang terus mengawal layanan operasional agar berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan.
KAI juga mengintensifkan koordinasi dengan petugas keamanan dan tenaga pelayanan di stasiun guna memastikan arus balik kelak berlangsung tertib.