Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Baksos Ramadan, Srikadin Sentuh Warga Kurang Mampu
Istri anggota KADIN Banyumas atau Srikadin saat berbagi sembako di momen ramadan 2026, Minggu (22/2/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)
  • Srikadin Banyumas menggelar bakti sosial Ramadan di Kampung Sri Rahayu, Purwokerto Selatan, melibatkan berbagai elemen perempuan pengusaha, lembaga sosial, dan perwakilan legislatif.
  • Kegiatan ini menegaskan peran strategis perempuan dalam pembangunan sosial serta pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat.
  • Melalui sinergi dengan LPPSLH dan RBI Banyumas, Srikadin menunjukkan komitmen pada nilai habluminannas dengan mempererat solidaritas dan meningkatkan kesejahteraan warga kurang mampu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Purwokerto, IDN Times - Ramadan selalu di Banyumas menjadi ruang aktualisasi sosial. Hal itu tercermin dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Srikadin Banyumas untuk warga kurang mampu di Kampung Sri Rahayu, Purwokerto Selatan, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula RBI (Rumah Bertumbuh Indonesia) Universitas Muhammadiyah Purwokerto sejak pukul 10.00 WIB tersebut menghadirkan kolaborasi lintas elemen organisasi perempuan pengusaha, lembaga sosial, hingga perwakilan legislatif.

1. Perempuan sebagai motor pembangunan sosial

Istri Bupati Banyumas yang juga sebagai pembina Srikadin, Eni Sadewo (tengah) Eni Sadewo, menekankan peran strategis perempuan dalam pembangunan sosial, Minggu (22/2/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Sementara itu, Pembina Srikadin, Eni Sadewo yang juga istri Bupati Banyumas menekankan peran strategis perempuan dalam pembangunan sosial.

"Kegiatan ini mencerminkan kepedulian perempuan dalam pembangunan sosial masyarakat, Srikadin diharapkan terus menjadi motor penggerak kegiatan sosial yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,"katanya.

Pernyataan tersebut mempertegas bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal kepemimpinan sosial dan keberpihakan terhadap kelompok rentan.

2. Kolaborasi jadi kunci keberlanjutan

Direktur LPPSLH Purwokerto, Bangkit Ari Sasongko sebut kolaborasi kunci pengentasan masalah sosial, Minggu (22/2/2026).(IDN Times/Foto : Dok. Bangkit)

Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup (LPPSLH) Purwokerto sebuah lembaga non pemerintah, Bangkit Ari Sasangko, mengapresiasi konsistensi Srikadin Banyumas dalam menjalankan program sosial setiap Ramadan.

"Kolaborasi antara organisasi sosial, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan program pemberdayaan. Kami mengapresiasi inisiatif Srikadin Banyumas yang konsisten melakukan kegiatan sosial bagi masyarakat,"ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh publik, di antaranya Anggota DPR RI Wastam Saryadi, Anggota DPRD Kabupaten Banyumas Abdullah Arif Budiman, Ketua RBI Robby Sofwan Amin, serta Pengurus Harian KADIN Banyumas Dimas Gustaman dan Alexander Ruben.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut memperlihatkan dukungan terhadap gerakan sosial berbasis komunitas yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.

3.

Srikadin Purwokerto organisasi yang fokus pada kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, Minggu (22/2/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Ketua Srikadin Banyumas, Asih Anto Djamil, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pengurus, anggota, hingga jajaran KADIN Banyumas.

Srikadin Banyumas merupakan organisasi yang beranggotakan istri anggota KADIN Banyumas serta pengurus perempuan KADIN yang berfokus pada kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Bakti sosial ini terselenggara melalui kerja sama dengan LPPSLH Purwokerto dan RBI Banyumas. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa gerakan sosial tak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

Bakti sosial yang dibuka oleh H. Imam Purwanto atau yang akrab disapa Anto Djamil, didampingi Ketua Srikadin Banyumas, Asih Anto Djamil sebut implementasi nilai habluminannas yakni konsep dalam Islam yang menekankan hubungan harmonis antar sesama manusia.

"Kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata implementasi habluminannas yang berfokus pada kepedulian dan solidaritas antar sesama. Melalui kegiatan ini diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat sekaligus mempererat silaturahmi,"ujarnya.

4. Srikadin perkuat nilai solidaritas

Kehadiran Srikadin bersama masyarakat jadi cerminan nilai kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan, Minggu (22/2/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno )

Bagi warga, kehadiran organisasi seperti Srikadin Banyumas tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menghadirkan rasa diperhatikan dan didengar.

Melalui kegiatan rutin setiap bulan Ramadan ini, Srikadin Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat nilai kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan.

Bakti sosial ini menjadi simbol bagaimana dunia usaha dan perempuan penggeraknya dapat berkontribusi nyata dalam membantu sesama.

Editorial Team