Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi banjir di Indonesia
ilustrasi banjir di Indonesia (unsplash.com/iqrorinaldi)

Intinya sih...

  • Banjir bandang di Grobogan, Jawa Tengah akibat cuaca ekstrem

  • 14 desa terendam karena meluapnya sungai dan tanggul jebol

  • Evakuasi warga dilakukan di beberapa kecamatan, BPBD minta masyarakat tetap waspada

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Grobogan, IDN Times – Cuaca ekstrem memicu banjir bandang di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (16/2/2026). Curah hujan tinggi sejak dini hari menyebabkan sejumlah sungai meluap dan merendam 14 desa yang tersebar di delapan kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, mengungkapkan bahwa banjir mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 02.00 WIB. Ketinggian air terpantau bervariasi, mulai dari 15 centimeter hingga mencapai satu meter di titik terparah.

Kondisi cukup mengkhawatirkan terjadi di Kecamatan Purwodadi, tepatnya di Perumahan Permata Hijau, Kelurahan Kalongan. Ketinggian air yang mencapai satu meter memaksa tim SAR melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak di dalam rumah.

Sementara itu, di Kecamatan Toroh, proses evakuasi juga difokuskan di Perumahan Janur Kuning, Desa Tambirejo. Di Pulokulon, sekitar 30 warga Dusun Legundi dilaporkan memilih evakuasi mandiri setelah luapan Sungai Peganjing mencapai ketinggian setengah meter.

Banjir juga menggenangi Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung. Hujan lebat yang mengguyur selama hampir delapan jam mengakibatkan tanggul Sungai Jajar jebol di tiga titik berbeda dengan total kerusakan sepanjang 45 meter.

"Akibat tanggul jebol ini, puluhan rumah di Dusun Krasak dan Bungkel tergenang. Bahkan, akses jalan di depan SPBU Mojo terputus total karena ketinggian air mencapai satu meter, sehingga kendaraan belum bisa melintas," jelas Kepala Desa Mojoagung, Siswanto.

Daftar Wilayah Terdampak

Hingga Senin kemarin, BPBD merinci sebaran titik banjir meliputi Kecamatan Kedungjati: Desa Klitikan & Desa Kedungjati (Jalan Raya Kedungjati–Salatiga tergenang), Kecamatan Tegowanu: Desa Tajemsari & Desa Sukorejo, Kecamatan Gubug: Desa Penadaran. Kecamatan Karangrayung: Desa Karangsono & Desa Mojoagung.

Kecamatan Geyer: Desa Bangsri, Kecamatan Toroh: Desa Tambirejo & Desa Krangganharjo, Kecamatan Pulokulon: Desa Karangharjo.

Meskipun di beberapa titik seperti Desa Wates dan Tajemsari air dilaporkan mulai surut, BPBD Grobogan meminta masyarakat tetap siaga. "Kami imbau warga tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memicu banjir kiriman kembali," pungkas Wahyu.

Editorial Team