Bengkel teaching factory Karya Speed di SMK Harapan Mulya Kendal melayani rata-rata 200 sepeda motor per bulan dan membukukan omzet kumulatif Rp601,5 juta dalam empat tahun. Dari kolong kendaraan warga, para siswa belajar melampaui batas teori ruang kelas.
Kendal, IDN Times — Dari balik kolong sebuah sepeda motor pelanggan di bengkel teaching factory (TeFa) Karya Speed, wajah Muhammad Daffa menyembul. Peluh bercampur noda pelumas menempel di jemari siswa kelas XII Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Harapan Mulya Kendal itu saat ia memeriksa bagian bawah mesin dengan kunci pas di tangan.
Di bengkel sekolah yang berdiri di tepi Jalur Pantura, Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal tersebut, praktik kejuruan langsung bersentuhan dengan dunia usaha. Sepeda motor yang antre setiap hari bukanlah mesin peraga sekolah yang bebas dibongkar pasang tanpa risiko, melainkan kendaraan harian warga dan pekerja lapangan yang menuntut ketepatan waktu serta jaminan keselamatan.
"Masalah teknis kendaraan di lapangan sangat beragam. Di bengkel ini saya belajar menghadapi tantangan mekanik yang sebenarnya, mulai dari mendiagnosis kerusakan hingga berkomunikasi dan melayani konsumen dengan baik," ujar Daffa kepada IDN Times, Rabu (16/9/2026).
Bimbingan guru pendamping di area bengkel membantu Daffa dan rekan-rekannya mengatasi kecanggungan saat berhadapan dengan pelanggan umum. Setiap kendaraan yang masuk ditangani mengikuti prosedur bengkel komersial, diawali dengan pencatatan keluhan pada Surat Perintah Kerja (SPK) di meja penerimaan, pemeriksaan menyeluruh, hingga penyampaian estimasi biaya secara transparan.
Perubahan bengkel praktik menjadi unit bisnis sekolah itu bermula sejak SMK Harapan Mulya menggandeng PT Pertamina Lubricants melalui program Enduro Home Service (EHS) pada November 2022. Agar tidak terkesan eksklusif di dalam lingkungan sekolah, pihak sekolah membongkar tembok pembatas dan menghadapkan gerbang bengkel langsung ke jalan raya utama agar mudah diakses masyarakat.
Kepala SMK Harapan Mulya Kendal, Rikha Imaniarti menjelaskan, keterbukaan akses tersebut diiringi dengan strategi pemasaran jemput bola yang dijalankan bersama para siswa. Selain melayani pelanggan yang datang langsung, siswa aktif mengajukan proposal layanan Servis Kunjung ke perumahan, instansi, dan komunitas di wilayah Kendal, serta menjalin kemitraan perawatan armada dengan perusahaan ekspedisi dan kurir e-commerce melalui fasilitas bayar tunda (paylater).
"Melalui strategi tersebut, kapasitas layanan Karya Speed kini stabil menangani sekitar 200 unit sepeda motor setiap bulan," kata Rikha.
Seiring meningkatnya kepercayaan pelanggan, kinerja keuangan bengkel turut tumbuh signifikan. Saat awal beroperasi pada akhir 2022, Karya Speed baru mencatatkan omzet sekitar Rp12 juta, lalu meningkat menjadi Rp102 juta sepanjang Januari–Agustus 2026. Secara kumulatif selama hampir empat tahun berjalan (November 2022–Agustus 2026), bengkel sekolah ini berhasil membukukan perputaran omzet Rp601,5 juta.
Pendapatan tersebut menopang ekosistem mandiri di lingkungan sekolah karena dikelola terpisah dari dana operasional reguler. Laba bengkel diputar kembali untuk membarui peralatan diagnostik digital dan fasilitas kerja, sedangkan sebagian lainnya dibagikan sebagai insentif bagi siswa yang bertugas.
Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi menuturkan, program EHS yang berbasis Creating Shared Value (CSV) dirancang agar keahlian otomotif siswa tidak hanya menjadi bekal melamar pekerjaan, tetapi juga modal membuka lapangan usaha. Hingga September 2026, program EHS telah bermitra dengan 53 SMK di seluruh Indonesia.
Di SMK Harapan Mulya sendiri, tercatat 150 siswa telah terlibat dalam operasional Karya Speed sejak 2022, dan 20 lulusan di antaranya kini sukses merintis bengkel mandiri melalui pembinaan lanjutan Enduro Student Program (ESP). Pada akhirnya, di bawah deru mesin milik pelanggan yang silih berganti masuk ke ruang servis, Daffa dan rekan-rekannya sedang merakit fondasi kemandirian masa depan mereka sendiri.
![[FOTO] Belajar di Bawah Mesin Orang Lain](https://image.idntimes.com/post/20261022/ajp-2026-bengkel-4_bba04681-235d-4322-930b-ec3574301443_watermarked_idntimes-2.jpg)