Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260113-WA0091.jpg
Seorang warga mengaku was-was dengan kemunculan ODGJ yang kerap mengamuk di Weleri Kabupaten Kendal. (IDN Times/bt)

Kendal, IDN Times - Ulah orang yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) belakangan meresahkan sejumlah warga RT III/RW II Dusun Widoro, Desa Rejosari, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal. Warga setempat mengaku nyaris dipukuli pria ODGJ tersebut saat berusaha mengusir. 

Seorang warga RT III/RW II Dusun Widoro Brangsong, Sumarni mengungkapkan pria ODGJ tersebut awalnya membawa pakaian, celana, hingga tikar yang kemudian ditata di sudut pekarangan yang bersebelahan dengan rumahnya. 

Tapi pekarangan yang awalnya bersih lama-lama berubah menjadi tempat tinggal sementara yang tak diinginkan pemilik rumah. 

“Sudah satu bulanan lebih di sini. Seringnya datang malam, kadang sore sudah di sini. Tapi kalau hujan, enggak ke sini. Kadang pas datang bawa barang entah ambil dari mana,” kata Sumarni. 

Sumarni yang sudah lansia ini lalu berusaha menutup akses gang menuju pekarangannya agar pria ODGJ itu tidak datang. Namun, cara itu ternyata tak membuahkan hasil. 

Yang ada justru ODGJ itu merusak bangunan rumahnya. Juga melompati pagar. "Bangunan samping dibobol, kadang melompat pagar juga biar tetap bisa masuk,” keluhnya.

Sebab itulah, Sumarni meminta bantuan warga sekitar untuk mengingatkan pria ODGJ itu tersebut meninggalkan pekarangan. Alih-alih pergi, ODGJ itu justru marah, menantang balik, dan menolak untuk angkat kaki.

“Teriak-teriak, marah-marah, katanya bukan orang gila, bukan orang stres. Orang mau ngusir paksa juga takut, badannya kekar, masih tampak muda,” sambungnya.

Tak berhenti di situ, Sumarni juga nyaris dipukul menggunakan batang kayu panjang oleh ODGJ tersebut. Namun, aksi tersebut berhasil ia hindari usai kabur dan meminta pertolongan warga sekitar.

“Segini batunya. Dilempar pas masih bersih-bersih belakang rumah. Terus ambil kayu, untung enggak kena,” akunya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehabsos) Dinas Sosial (Dinsos) Jateng, Isriadi Widodo, akan segera menindaklanjuti keluhan warga tersebut. Pihaknya bakal meminta Dinsos Kendal segera ambil tindakan sebelum hal-hal tak diinginkan terjadi.

“Proses segera kita koordinasikan, biar Panti Ngudi Rahayu dan Dinsos Kendal yang punya wilayah,” kata Isriadi.

Editorial Team