Kronologi Bocah SD Kena Peluru Nyasar Pas Asyik Main ke Pasar Malam Kaliwungu

Siswa SD berusia 11 tahun berinisial MTA mengalami luka di ketiak belakang kanan saat bermain di pasar malam kompleks Brimob Batalyon A Pelopor Kaliwungu.
Keluarga menduga luka tersebut akibat peluru nyasar; pemeriksaan rontgen menemukan benda putih di ketiak korban, yang kemudian dirujuk ke RSI Sultan Agung Semarang.
Keluarga telah melapor ke polisi dan meminta penyelidikan transparan. Polres Kendal memeriksa lokasi, saksi, serta berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memastikan penyebab kejadian.
Kendal, IDN Times - Seorang siswa SD berusia 11 tahun berinisial MTA dikabarkan mengalami luka tembak saat sedang asyik bermain ke pasar malam di Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Berdasarkan pengakuan keluarga korban disebutkan bahwa ada dugaan luka tersebut berasal dari peluru nyasar.Â
Kerabat dekat korban mengatakan MTA saat ini mengalami luka pada bagian ketiak bagian belakang kanan.Â
Paman korban, Mujiono mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke kantor polisi terdekat.Â
Ia berharap ada penyelidikan juga menelusuri dugaan keterkaitan kejadian yang dialami keponakannya itu dengan aktivitas penggunaan senjata api di lingkungan Brimob Kendal.Â
Untuk lokasi korban bermain di pasar malam letaknya di kompleks Brimob Batalyon A Pelopor Kaliwungu.Â
"Setelah kami bawa anaknya ke rumah sakit, hasil rongsennya ada benda warna putih yang nyantol di ketiaknya. Kami minta kepolisian turun tangan mengatasi kejadian tersebut dengan transparan," tuturnya.Â
Mujiono berkata keponakannya itu sehari-hari merupakan siswa kelas 4 SD di Desa Protomulyo.Â
Berdasarkan keterangan dari keluarga korban disebutkan bahwa MTA awalnya terasa pegal pada ketiaknya. Oleh petugas kemudian membawa korban ke RS Darul Istiqomah Kaliwungu untuk mendapatkan penanganan medis.Â
Atas kejadian tersebut, keponakannya lalu dirujuk ke RSI Sultan Agung Semarang untuk mendapat tindakan medis lebih lanjut.
Kapolres Kendal, AKBP Ratna Quratul Ainy mengakui sudah menyambangi lokasi kejadian di Mako Brimob Kaliwungu untuk melacak ke sejumlah anggota Brimob. Pihaknya juga sudah meminta keterangan para saksi. Utamanya juga berkoordinasi dengan RS Darul Istiqomah.Â
"Kami masih mendalami berbagai petunjuk guna memastikan penyebab rangkaian peristiwa yang menimpa korban," tuturnya.Â






















