Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi pasar malam (pexels.com/Chait Goli)
  • Siswa SD berusia 11 tahun berinisial MTA mengalami luka di ketiak belakang kanan saat bermain di pasar malam kompleks Brimob Batalyon A Pelopor Kaliwungu.

  • Keluarga menduga luka tersebut akibat peluru nyasar; pemeriksaan rontgen menemukan benda putih di ketiak korban, yang kemudian dirujuk ke RSI Sultan Agung Semarang.

  • Keluarga telah melapor ke polisi dan meminta penyelidikan transparan. Polres Kendal memeriksa lokasi, saksi, serta berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memastikan penyebab kejadian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
saat ini

MTA mengalami luka di ketiak belakang kanan setelah bermain di pasar malam Kaliwungu. Keluarga menduga luka tersebut berasal dari peluru nyasar dan telah melaporkannya ke polisi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    MTA, siswa SD berusia 11 tahun, mengalami luka di ketiak belakang kanan saat bermain di pasar malam. Hasil rontgen menemukan benda berwarna putih tersangkut di ketiaknya; keluarga menduga peluru nyasar.
  • Who?
    MTA, keluarganya termasuk paman korban Mujiono, Polres Kendal, anggota Brimob yang sedang ditelusuri, serta tenaga medis di RS Darul Istiqomah Kaliwungu dan RSI Sultan Agung Semarang terlibat dalam penanganan.
  • Where?
    Kejadian dilaporkan terjadi di pasar malam yang berada di kompleks Brimob Batalyon A Pelopor Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Korban sempat ditangani di RS Darul Istiqomah Kaliwungu sebelum dirujuk ke Semarang.
  • When?
    Waktu pasti kejadian per saat ini masih belum diketahui. MTA mengalami keluhan pegal di bagian ketiak ketika berada di pasar malam sebelum dibawa untuk mendapatkan penanganan medis.
  • Why?
    Penyebab luka pada MTA hingga saat ini belum ada kepastian. Keluarga menduga luka itu akibat peluru nyasar dan meminta penyelidikan atas kemungkinan keterkaitan dengan aktivitas senjata api di lingkungan Brimob Kendal.
  • How?
    Keluarga membawa MTA ke rumah sakit setelah ia mengeluhkan pegal pada ketiak. Setelah rontgen, korban dirujuk ke RSI Sultan Agung Semarang; Polres Kendal memeriksa saksi, berkoordinasi dengan rumah sakit, dan mendalami petunjuk.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penanganan terhadap korban berlangsung cepat melalui pemeriksaan di rumah sakit dan rujukan untuk tindakan medis lebih lanjut. Di saat yang sama, laporan keluarga telah ditindaklanjuti kepolisian dengan mendatangi lokasi, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan rumah sakit untuk mendalami petunjuk dan memastikan penyebab peristiwa secara transparan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kendal, IDN Times - Seorang siswa SD berusia 11 tahun berinisial MTA dikabarkan mengalami luka tembak saat sedang asyik bermain ke pasar malam di Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Berdasarkan pengakuan keluarga korban disebutkan bahwa ada dugaan luka tersebut berasal dari peluru nyasar. 

Kerabat dekat korban mengatakan MTA saat ini mengalami luka pada bagian ketiak bagian belakang kanan. 

Paman korban, Mujiono mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke kantor polisi terdekat. 

Ia berharap ada penyelidikan juga menelusuri dugaan keterkaitan kejadian yang dialami keponakannya itu dengan aktivitas penggunaan senjata api di lingkungan Brimob Kendal. 

Untuk lokasi korban bermain di pasar malam letaknya di kompleks Brimob Batalyon A Pelopor Kaliwungu. 

"Setelah kami bawa anaknya ke rumah sakit, hasil rongsennya ada benda warna putih yang nyantol di ketiaknya. Kami minta kepolisian turun tangan mengatasi kejadian tersebut dengan transparan," tuturnya. 

Mujiono berkata keponakannya itu sehari-hari merupakan siswa kelas 4 SD di Desa Protomulyo. 

Berdasarkan keterangan dari keluarga korban disebutkan bahwa MTA awalnya terasa pegal pada ketiaknya. Oleh petugas kemudian membawa korban ke RS Darul Istiqomah Kaliwungu untuk mendapatkan penanganan medis. 

Atas kejadian tersebut, keponakannya lalu dirujuk ke RSI Sultan Agung Semarang untuk mendapat tindakan medis lebih lanjut.

Kapolres Kendal, AKBP Ratna Quratul Ainy mengakui sudah menyambangi lokasi kejadian di Mako Brimob Kaliwungu untuk melacak ke sejumlah anggota Brimob. Pihaknya juga sudah meminta keterangan para saksi. Utamanya juga berkoordinasi dengan RS Darul Istiqomah. 

"Kami masih mendalami berbagai petunjuk guna memastikan penyebab rangkaian peristiwa yang menimpa korban," tuturnya. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article