ilustrasi aplikasi WhatsApp (unsplash.com/appshunter.io)
Jangan panik jika sudah terlanjur mengeklik tautan berbahaya tersebut. Segera lakukan urutan langkah darurat berikut untuk memutus akses para pelaku:
1. Aktifkan Mode Pesawat (Airplane Mode)
Tarik layar atas ponsel dan segera aktifkan mode pesawat. Tindakan cepat ini berfungsi memutus koneksi internet (Wi-Fi dan data seluler) agar malware berhenti mengirimkan data pribadi ke server pelaku penipuan.
2. Hapus Aplikasi Undangan Palsu
Buka menu Pengaturan (Settings) lalu masuk ke bagian Aplikasi (Apps/Application Manager). Cari aplikasi dengan nama mencurigakan atau ikon polos. Klik aplikasi tersebut, lalu pilih opsi Hapus Instalasi (Uninstall).
3. Amankan Akun WhatsApp
Matikan mode pesawat sebentar untuk membuka WhatsApp. Klik ikon titik tiga di kanan atas dan pilih menu Perangkat Tertaut (Linked Devices). Jika terdapat perangkat asing yang terhubung (seperti peramban tak dikenal atau Windows), segera pilih opsi Keluar (Log Out). Setelah itu, masuk ke Pengaturan Akun dan aktifkan Verifikasi Dua Langkah (Two-Step Verification) dengan memasang PIN untuk mencegah pelaku masuk kembali.
4. Blokir Akses Perbankan
Karena malware APK mampu membaca SMS otomatis untuk mencuri kode OTP, segera hubungi call center resmi bank terkait. Lakukan pemblokiran sementara untuk akun m-Banking atau kartu ATM demi mencegah pembobolan saldo. Jangan lupa untuk mengganti semua kata sandi penting, termasuk surel dan media sosial.
5. Beri Tahu Kontak Terdekat
Buat pengumuman melalui status media sosial atau pesan singkat bahwa ponsel sedang diretas. Minta kerabat untuk mengabaikan permintaan uang atau kiriman tautan mencurigakan dari nomor tersebut.
6. Lakukan Reset Pabrik (Factory Reset)
Opsi paling direkomendasikan dan teraman adalah mengembalikan setelan ponsel ke kondisi pabrik. Langkah ini akan menghapus seluruh data di ponsel, termasuk sisa-sisa virus atau malware tersembunyi yang sulit dihapus secara manual. Pastikan untuk mencadangkan data penting (foto atau dokumen) secara manual terlebih dahulu, tetapi jangan mencadangkan aplikasi yang mencurigakan.
Keamanan data digital bermula dari kehati-hatian dalam menerima berkas tidak dikenal. Selalu waspada dan abaikan tautan asing dari nomor yang tidak tersimpan agar terhindar dari ancaman kejahatan siber.