Menjadi pedagang di pasar tradisional bukanlah sesuatu yang mudah. Persaingan yang ketat dan harga yang terkadang tidak stabil, membuat para pedagang pasar harus terus berinovasi untuk mendapatkan pelanggan.
Selama dua tahun terakhir, pandemik COVID-19 membuat dagangan para pedagang pasar tradisional makin melesu seiring turunnya jumlah pelanggan. Salah satunya dialami Untung, pedagang buah-buahan dan pakaian di Pasar Prawirotaman, Yogyakarta.
Meski omzetnya menurun, Untung mampu bertahan dan beradaptasi dengan memanfaatkan media sosial, sehingga bisnisnya berjalan stabil. Ia sukses melebarkan sayap pangsa pasar dagangannya ke wilayah lain, seperti Jakarta dan Aceh, dengan menggunakan WhatsApp Business.
