Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi kendaraan bus mudik (pexels.com/Rodolfo Gaion)
Ilustrasi kendaraan bus mudik (pexels.com/Rodolfo Gaion)

Intinya sih...

  • Satlantas Polres Klaten melakukan inspeksi mendadak terhadap bus pariwisata di Prambanan dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026.

  • Petugas memeriksa kelengkapan administratif dan fisik kendaraan, serta memberikan edukasi kepada awak bus mengenai pentingnya kewaspadaan saat berkendara.

  • Polres Klaten bekerja sama dengan BPTD Kelas I Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Klaten, dan Jasa Raharja untuk menciptakan situasi lalu lintas yang kondusif.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Klaten, IDN Times – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Klaten memperketat pengawasan terhadap armada angkutan umum dalam rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2026. Petugas gabungan menggelar inspeksi mendadak atau ramcheck terhadap sejumlah bus pariwisata yang melintas di kawasan Candi Prambanan, Sabtu (14/2/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan serta pengguna jalan lainnya di wilayah Klaten yang dikenal sebagai jalur padat mobilitas.

Bertempat di Area Parkir Bus TWC Prambanan, petugas menyisir satu per satu bus yang sedang terparkir. Tidak hanya memeriksa kelengkapan administratif seperti SIM, STNK, dan surat uji kir, fisik kendaraan juga menjadi sorotan utama.

Petugas memeriksa secara detail sistem pengereman, kondisi ban, hingga fungsi kelistrikan seperti lampu hazard dan sein. Bahkan, ketersediaan alat darurat pun tak luput dari pemeriksaan. Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Palu Pemecah Kaca, Kotak P3K dan Segitiga Pengaman

"Kami ingin memastikan seluruh armada bus dalam kondisi laik jalan. Ini adalah langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan angkutan umum," ujar Kasihumas Polres Klaten, AKP Suwoto, mewakili Kapolres Klaten.

Operasi ini tidak dilakukan sendiri oleh kepolisian. Polres Klaten menggandeng BPTD Kelas I Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Klaten, dan Jasa Raharja untuk memberikan penilaian kelayakan kendaraan secara komprehensif.

Selain pengecekan teknis, awak bus juga diberikan edukasi langsung mengenai pentingnya kewaspadaan saat berkendara. Petugas mengingatkan agar para sopir tidak memaksakan diri jika kondisi fisik sedang lelah, mengingat beban nyawa penumpang yang mereka bawa.

AKP Suwoto menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan pengecekan rutin kendaraan adalah kunci keselamatan bersama. Sinergi antar-instansi ini diharapkan dapat menciptakan situasi lalu lintas yang kondusif di wilayah Kabupaten Klaten selama pelaksanaan operasi kewilayahan tersebut.

"Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Kami harap kru bus selalu melakukan pengecekan mandiri sebelum berangkat," pungkasnya.

Editorial Team