Damkar Solo membantu prosesi pemakaman jenazah berbobot 200 kg. (IDN Times/Larasati Rey)
Komandan Regu Damkar Kota Solo, Matias Andri, mengatakan permintaan bantuan datang langsung dari pihak keluarga. Setelah menerima laporan, petugas segera melakukan survei ke rumah duka dan lokasi pemakaman.
“Kami menerjunkan 12 personel dengan peralatan khusus. Proses penurunan jenazah dilakukan menggunakan sistem penyelamatan, karena berat badan almarhumah tidak memungkinkan dimasukkan ke dalam peti,” jelas Andri di lokasi.
Dalam prosesi tersebut, petugas menggunakan perlengkapan seperti tripod, tali, serta basket atau tandu penyelamatan yang biasanya digunakan dalam operasi medan vertikal. Menurut Andri, jarak makam dari akses utama TPU menjadi kendala terbesar, namun dapat diatasi berkat koordinasi yang baik antarpersonel.
“Alhamdulillah, mulai dari rumah duka sampai pemakaman semuanya berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kasus serupa bukan yang pertama kali ditangani Damkar Solo. Sebelumnya, kejadian dengan kondisi hampir sama pernah terjadi di wilayah Banyuanyar dan ditangani dengan metode serupa.