Sebanyak 43 pekerja mengikuti pemeriksaan, mulai dari masinis, asisten masinis, kondektur, teknisi kereta api, penjaga perlintasan, Polsuska, hingga petugas pelayanan, Rabu (25/2/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)
KAI Daop 5 Purwokerto bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Banyumas menggelar tes narkoba secara acak di Kantor Daop 5, Rabu (25/2/2026). Sebanyak 43 pekerja mengikuti pemeriksaan, mulai dari masinis, asisten masinis, kondektur, teknisi kereta api, penjaga perlintasan, Polsuska, hingga petugas pelayanan.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini menjadi bagian dari standar keselamatan menjelang masa angkutan Lebaran.
"Kami memastikan seluruh petugas yang berdinas berada dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh zat terlarang. Keselamatan perjalanan kereta api sangat bergantung pada kesiapan SDM,"ujarnya.
Tes dilakukan melalui uji urine dengan parameter enam jenis zat, yakni amphetamine, morphine/opiate, THC, cocaine, methamphetamine, dan benzodiazepine. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif.
Selain pemeriksaan, BNN Banyumas juga memberikan sosialisasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Materi mencakup bahaya NAPZA serta tren penyalahgunaan zat baru, termasuk yang berbentuk cair dan produk ilegal yang dapat merusak fungsi saraf serta konsentrasi kerja.
Langkah ini mempertegas komitmen perusahaan terhadap budaya keselamatan (safety first), terutama dalam periode dengan intensitas perjalanan tinggi seperti mudik.