Surakarta, IDN Times – KGPH Panembahan Agung Tedjowulan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas perhatian pemerintah terhadap pelestarian Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Ucapan tersebut disampaikan menyusul penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 terkait penunjukan dirinya sebagai pelaksana penataan dan pelindungan kawasan cagar budaya Keraton Solo.
Dapat Mandat Negara, Tedjowulan Ajak Keraton Solo Bersatu

Intinya sih...
Tedjowulan menyebut penunjukan negara sebagai amanah besar untuk melestarikan Keraton Solo.
Ia mengajak keluarga Keraton bersatu dan tinggalkan ego demi tujuan bersama.
Pemkot Solo dukung SK, minta semua pihak jaga kondusivitas untuk pelestarian Keraton.
1. Tedjowulan Sebut Penunjukan Negara sebagai Amanah Besar
Atas nama Keluarga Besar Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Tedjowulan menilai penunjukan tersebut sebagai mandat besar dari negara untuk menyelamatkan, melestarikan, dan memajukan Keraton sebagai cagar budaya peringkat nasional.
Ia menegaskan keputusan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga istana-istana Nusantara sebagai warisan peradaban yang bernilai tinggi.
“Terima kasih sebesar-besarnya kami haturkan kepada Bapak Presiden,” ujar Tedjowulan, Minggu (18/1/2026).
Tedjowulan juga memohon doa restu seluruh pihak agar amanah tersebut dapat dijalankan dengan baik demi masa depan Keraton Surakarta.
2. Ajak Keluarga Keraton Bersatu dan Tinggalkan Ego
Tedjowulan mengajak seluruh Keluarga Besar Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat untuk menjadikan perhatian pemerintah sebagai momentum bersatu. Ia menekankan pentingnya meninggalkan ego dan perbedaan demi tujuan bersama.
“Marilah akur dan kompak. Letakkan ego masing-masing dan tegakkan cita-cita luhur untuk Karaton yang sama-sama kita cintai,” katanya.
Ia juga mengutip petuah Sultan Agung tentang pentingnya niat suci, kejujuran, keikhlasan, serta sikap eling lan waspada sebagai pedoman dalam bertindak.
3. Pemkot Solo Dukung SK, Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas
Wali Kota Solo Respati Ardi yang mendampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam penyerahan SK menyatakan menghormati keputusan Kementerian Kebudayaan. Ia berharap penetapan ini dapat menjaga stabilitas dan eksistensi Keraton sebagai kawasan cagar budaya.
Menurut Respati, dengan adanya penunjukan pelaksana, koordinasi antara Pemkot Solo dan Keraton akan lebih mudah, terutama terkait alokasi anggaran dan kebijakan kebudayaan.
“Sekarang sudah jelas penanggung jawabnya. Jika ada anggaran pemerintah, tentu harus bisa dipertanggungjawabkan dan dipantau publik,” ujarnya.
Respati juga mengimbau seluruh pihak agar tetap menjaga kondusivitas meski terdapat perbedaan pandangan. Sementara itu, Menbud RI Fadli Zon berharap penunjukan tersebut mampu membuat Keraton Solo semakin berkembang dan dikenal luas sebagai pusat kebudayaan.